Komplotan Pencuri Motor di Kab Bandung Ini Selalu Berikan Jimat kepada Korbannya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Komplotan spesialis pencuri motor bermodus iming-iming uang dan jimat yang selama ini meresahkan warga Kab Bandung dan Kab Bandung Barat diringkus Satreskrim Polres Bandung.

Ketiga pelaku masing-masing RT (42), RS (42) dan ES, (29), warga Ciwidey, yang sehari-sehari bekerja sebagai petani dan seorang penadahnya, berinisial HD (42) warga Cidaun, Kab Cianjur juga diringkus.

BACA: Tingkatkan Pengamanan, Antisipasi Pencurian di Musim Mudik

Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik mengatakan, pelaku menjadikan sasaran remaja putri.

Modusnya, para korban lebih dulu ditanyai sebuah alamat dan pelaku meminta diantar ke alamat yang dimaksud dengan janji imbalan uang dan sebuah jimat yang katanya bisa membuat seseorang kebal saat dihantam atau ditusuk benda tajam.

Firman mengatakan, para pelaku membagi tugas sebagai tukang ojek dan penanya alamat. Kemudian mereka berputar-putar mencari calon korban. Setelah mendapat korban, dalam aksinya, Firman mengutarakan, pelaku sudah sangat lihai.

BACA: Waspada… Jalan Pesantren Cimahi Rawan Pencurian Motor

Dalam perjalanan menuju alamat yang dimaksud, pelaku beraksi memengaruhi pikiran korban dengan menunjukkan keampuhan jimat yang mereka janjikan dengan memotong rambut korban dengan pisau.

“Jimat yang mereka berikan bisa membuat para korban kebal. Contohnya ketika korban memegang jimat tidak sehelai rambut korban putus, namun jika tidak memegang akan sebaliknya,” katanya.

Lalu setelah memberi jimat itu, mereka meminta korban membeli air kemasan agar jimat itu benar-benar ampuh. Seperti terhipnotis, korban pun begitu saja menitipkan kunci saat hendak mencari air mineral. Nah, saat korban mencari air mineral itulah para pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban.

“Saat korban kembali, para pelaku sudah kabur membawa sepeda motor,” ujar Firman.

Pelaku diketahui sudah beberapa kali melancarkan aksi di beberapa wilayah Kab Bandung dan Bandung Barat, yang jumlahnya lebih dari 25 tempat kejadian perkara.

(cr1)

loading...

Feeds