Anisa, Bocah Malang yang Berjuang Melawan Hydrocephalus dan TBC

Anisa Febri Nurjanah, anak yang sakit Hydrocephalus dan TBC, terbaring di RSUD Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (8/5). FOTO: HAKIM BAIHAQI/RADAR BANDUNG

Anisa Febri Nurjanah, anak yang sakit Hydrocephalus dan TBC, terbaring di RSUD Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (8/5). FOTO: HAKIM BAIHAQI/RADAR BANDUNG

 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Anisa Febri Nurjanah (5) hanya bisa berbaring tak berdaya di ranjang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung.

Ukuran kepala Anisa besar, berbeda dengan kepala bocah seusianya. Dokter memvonisnya menderita pembesaran kepala atau hydrocephalus.

Tak hanya itu, penderitaan Anisa diperparah penyakit Tuberkulosis (TBC). Penyakit itulah yang membawanya ke RSUD Soreang.

Di rumah sakit, Anisa ditemani kedua orang tuanya, Tarkohid alias Rian dan Isma

Hermawati. Keduanya hanya bisa pasrah melihat kondisi buah hati mereka

terkulai lemas tak berdaya.

Anisa menderita hydrocephalus sejak lahir. Ia sudah melewati beberapa rangkaian perawatan.

Memasuki usia 3 bulan, Anisa menjalani operasi di Rumah Sakit Hasan

Sadikin (RSHS) Bandung. Sejak itu, bocah malang tersebut keluar masuk rumah sakit.

Ia pernah ditangani di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Namun kini, penyakit Anisa justru bertambah dengan diidapnya Tuberkulosis (TB) Aktif.

Isma mengatakan, meski biasa pengobatan Anisa ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS), namun tanda-tanda anaknya akan membaik belum tampak.

Lingkar kepala Anisa berdiameter 76 milimeter. Ukuran ini berbanding terbalik dengan tubuhnya yang kurus dan kecil seberat 11 kilogram.

“Tidak hanya badannya saja yang semakin mengecil, pandangan Anisa kabur, mungkin karena banyak tekanan di kepalanya,” tutur Ismi.

Isma terus berharap anaknya bisa sembuh dan normal sebagaimana anak-anak sehat lainnya.

Di sisi lain, segala upaya sudah ia lakukan bersama suaminya. Mereka pasrah.

Rencananya, mereka ingin mengobati mata Anisa ke RS Mata Cicendo. “Karena Anisa tidak bisa melihat,” harapnya.

Kondisi miris yang menimpa Anisa memancing itikad baik para dermawan. Tidak sedikit relawan yang menyumbang untuk kesembuhan Anisa.

loading...

Feeds

Wanoja Dukung Hasanah di Pilgub Jabar

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan (Kang Anton) melakukan silaturahmi dengan Komunitas Wanita Anti Narkoba dan …

Parah, Ini Komplikasi Penyakit Fuad Amin

Kepala Lapas Sukamiskin Dedi Handoko, membenarkan jika Fuad Amin dirujuk ke RS Dustira agar mendapat perawatan intensif. Ia mengatakan, kondisi …

Alhamdulillah, Imlek di Bandung Aman

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto memantau kegiatan perayaan Imlek di Vihara dan Klenteng di kawasan Jalan Cibadak …

Waduh! Persib Masih Lemah Penguasaan Bola

Skuat Maung Bandung kembali menggelar latihan. Para penggawa Pangeran Biru itu mencoba skema menyerang. Setiap pemain menerapkan variasi serangan, mulai …