2 Pekan ke Depan, Polda Jabar Bakal Rutin Razia Lalu Lintas

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Selama 14 hari mulai 9 Mei hingga 22 Mei 2017, Polda Jabar kembali menggelar Operasi Patuh Lodaya 2017. Operasi digelar serentak di seluruh wilayah Jabar. Sebanyak 2.408 personel diturunkan.

“Adanya operasi ini situasi dan kondisi lalu lintas (Lalin) minimal tetap terjaga kondusifitasnya. Sehingga kerja di bidang lalin nanti saat Puasa dan Lebaran tidak terlalu berat,” ungkap Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Jabar AKBP Matrius, Selasa (9/5).

BACA: Pengendara Ogah Ditilang, Polres Cimahi Gelar Operasi Patuh Lodaya

Matrius menjelaskan, Polda Jabar menargetkan menekan angka kecelakaan lalin sepanjang operasi ini. Berdasarkan data, jumlah kecelakaan lalin pada Operasi Patuh Lodaya tahun lalu mencapai 161 kejadian.

“Kita menargetkan angka kecelakaan turun 50 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Matrius.

Guna mencapai target itu, Operasi Patuh Lodaya bersifat represif. Sehingga dalam pelaksanaannya, menurutnya, anggota di lapangan akan menindak setiap pengendara yang melanggar atau tidak disiplin.

BACA: Hari Ini, Polisi Berlakukan Jalan Merdeka Kawasan Tertib Lalulintas

“Bentuk pelanggarannya yang mengakibatkan kecelakaan. Kita akan langsung menilang. Tindakan preventif dan preemtif sudah dilakukan di operasi simpatik yang lalu,” tutur Matrius.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiyono menyatakan siap menggelar Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung. Sedikitnya 96 personel diterjunkan. “Sasaran operasinya titik-titik rawan macet, rawan laka dan rawan pelanggaran,” ucapnya.

Menurut Asep, penindakan akan dilakukan secara represif kepada para pelanggar lalulintas. “Untuk target operasi kita ada di jalur mudik dan balik di Kota Bandung,” tutupnya.

Pengguna jalan yang melanggar dijatuhi sanksi berdasarkan UU RI No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

(nda)

loading...

Feeds