Bawaslu Jabar Ngaku Masih Kekurangan Dana Pengawasan Rp61 Miliar

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto (kanan)

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto (kanan)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat masih kekurangan anggaran kebutuhan pengawasan Pilkada serentak di 16 daerah Jawa Barat sebesar Rp 61 miliar dari total kebutuhan Rp 162 miliar.

Hal demikian terjadi lantaran ada sepuluh daerah yang menganggarkan tak sesuai usulan Bawaslu Jabar.

Kesepuluh daerah tersebut ialah Kab Majalengka, Kab Garut, Kab Ciamis, Kab Kuningan, Kota Sukabumi, Kab Sumedang, Kota Cirebon, Kota Banjar, Kab Subang dan Kab Purwakarta.

BACA JUGA:

Jangan Coba-coba Eksploitasi Isu SARA dalam Pilgub Jabar

Bawaslu Jabar Terima 100 Laporan Pelanggaran Pilkada, Paling Banyak Cianjur

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto mengatakan, pihaknya belum mengetahui alasan mengapa sepuluh daerah tersebut tidak menganggarkan kebutuhan pengawasan sesuai dengan usulan Bawaslu Jabar.

“Total anggaran baru terpenuhi sekitar Rp 103,77 miliar. Kami sudah surati ke sepuluh daerah, meminta mereka menceritakan kendala apa yang dihadapi,” katanya.

Upaya itu dilakukan untuk mencari titik permasalahan dan menemukan solusi bersama. Pasalnya, jika berlarut kekurangan anggaran akan berdampak pada pelaksanaan pengawasan yang tak maksimal.

Terpisah, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa memastikan persoalan belum dianggarkannya anggaran pengawasan Pilkada Serentak 2017 di 10 kabupaten/kota Rp61 miliar bisa diselesaikan.

Ia mengklaim, kekurangan anggaran pengawasan sebesar Rp61 miliar tidak akan mengganggu proses Pilkada Serentak 2017 yang sudah dimulai Agustus nanti. Iwa menilai anggaran sudah di APBD murni 2017 masih bisa dipakai terlebih dahulu. “Yang Rp61 miliar nanti perubahan, kan anggaran turunnya juga bertahap,” ujarnya.

Dia juga memastikan anggaran pengawasan pilkada serentak sudah menjadi kesepakatan bersama antara pihak penyelenggara pilkada dan pemerintah. Kebutuhan anggaran, akunya, sudah melalui perumusan data, fakta dan kebutuhan di lapangan.

“Itu sudah ada berita acaranya serta Kepgub-nya. Jadi ini sudah dibahas secara matang, pilkada serentak harus terus berjalan,” pungkasnya.

(bbb)

loading...

Feeds

Pemkot Cimahi Segera Lakukan Rotasi

Rotasi dan Mutasi pejabat esselon di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi akan segera dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan karena, kebutuhan organisasi.

Perda Kepemudaan Harus Diimplementasikan

Dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di kalangan pemuda, Pemerintah Kota Cimahi sebaiknya mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan.

Pilgub, Peran Ulama-Ponpes Strategis

Pesantren tidak hanya sebagai tempat kaderisasi pembinaan, pencerahan para santri dalam melahirkan generasi muda Indonesia, tapi juga terdepan dalam perang …

Skuat Persib Bakal Pergi ke Tasik

Gomez mengatakan, Persib Bandung memiliki lapangan yang  bagus (GBLA). Namun karena cuaca tidak mendukung tim pun hanya latihan selama 50 …