Hujan Angin di Kab Bandung, Pembukaan Sabilulungan Fair 2017 Berantakan

Para peserta Sabilulungan Fair saat membereskan stand mereka yang beterbangan usai disapu hujan angin. (Ramzi Fauzan)

Para peserta Sabilulungan Fair saat membereskan stand mereka yang beterbangan usai disapu hujan angin. (Ramzi Fauzan)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Peserta pembukaan acara Sabilulungan Fair 2017 di Dome Bale Rame, Jalan Al Fathu, Soreang, Kab Bandung berantakan.

Itu setelah beberapa stand peserta roboh dihantam hujan disertai angin kencang yang menerjang kawasan Soreang, Kab Bandung. Tak hanya itu, penonton dan warga yang menghadiri acara itu pun panik.

Awalnya, acara pembukaan berjalan lancar seperti biasa, Bupati Bandung Dadan Naser sempat memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Namun, setelah itu, saat Dadang akan meninjau ke setiap Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM), hujan disertai angin kencang turun menghancurkan panggung beserta beberapa stand di dalam dan diluar Dome Bale Rame.

Dari pantauan, awalnya hujan angin menghancurkan stand yang digunakan untuk mushola hingga terbang sekitar lebih 100 meter.

Tak lama angin yang semakin kencang merusak stand panggung dan beberapa stand UMKM di dalam Dome Bale Rame, plus stand yang berada diluar sekitar 5 sampai 7 tenda berantakan ikut tersapu angin.

Para peserta UMKM dan penonton sontak berlarian ke Gedung Science Center yang berdampingan dengan Dome Bale Rame. Berbagai produk pun rusak terkena air.

Tak lama kemudian saat hujan angin, bupati beserta jajarannya meninggalkan kawasan acara. Hujan angin berlangsung selama sekitar dua jam.

Maman, salah satu peserta acara Sabilulungan Fair 2017, terlihat sibuk dengan mengemasi produk yang dipamerkannya, “Hari ini stand tutup, saya tidak mungkin buka, lantai basah, ditakutkan ada hujan angin susulan,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung, Feri Sandiana, mengatakan kegiatan akan dilanjutkan besok. “Gelar produk UMKM pada Sabilulungan Fair 2017 ini akan kita buka kembali besok, karena jika diteruskan hari ini kondisinya tidak memungkinkan,” terangnya.

(cr3)

 

 

loading...

Feeds

Denda Persib, Ciderai Nilai Pancasila

Keputusan PSSI mendenda Persib atas aksi koreografi bobotohnya dalam mendukung Rohingya dipertanyakan anggota komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.