Bos Rongsokan Pemilik Mortir yang Meledak Jadi Tersangka

Ilustrasi mortir

Ilustrasi mortir

POJOKBANDUNG.com – Polres Cimahi menetapkan Budi Darmadi (27), pemilik gudang rongsokan yang meledak karena benda diduga mortar di Kabupaten Bandung Barat, sebagai tersangka.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Budi disangka melanggar Undang-undang Darurat Nomor 12/1951 terkait penguasaan bahan peledak dan atau pasal 360 KUHPidana terkait menyebabkan orang lain meninggal.

“Budi sudah ditetapkan sebagai tersangka, selanjutnya akan ditahan,” katan Kapolres, melalui pesan singkat, Senin (1/5/2017).

Seperti diberitakan, benda menyerupai mortir meledak di gudang penyimpanan barang rongsokan milik Budi Darmadi di Kampung Jambudipa, RT 1 RW 1, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (30/4/2017).

Ledakan itu mengakibatkan seorang tewas dan seorang lainnya mengalami luka berat.

Kepada polisi, Budi Darmadi menuturkan ledakan diduga berasal dari barang rongsokan berbentuk mortir.

Ledakan terjadi sekira jam 14.00 WIB, menyebabkan Endang Nurdin (45) asal Sumedang, yang sedang melakukan penyortiran barang rongsok, tewas. Korban lainnya, Hendri (25) asal Purwakarta, kritis dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Endang dan Hendri merupakan pegawai Budi. Ledakan itu bikin geger masyarakat setempat. Menurut Kapolres, ledakan terdengar sampai radius kurang lebih 300 meter.

Dari hasil olah TKP, Tim Jibom Polda Jabar mengamankan sejumlah barang bukti berupa benda menyerupai mortir dan beberapa hulu ledak seperti proyektil dan selongsong peluru berukuran 9 milimeter.

Ditemukan pula handak militer berupa empat buah tabung pelontar jenis Frg/rfl-40 Bt 5,56 2mpa 79. 1  keadaan utuh , 1 satu buah Hulu ledak  satu buah jenis framentasi hight explosive anti personil, 75 proyektil senpi genggam.

Barang bukti langsung diamankan Tim Jibom Polda Jabar. Sumber ledakan diduga dari salah satu mortir berwarna hitam yang ada di gudang rongsokan.

(bie)

loading...

Feeds