Persaudaraan Korban NAPZA Bandung: Rehabilitasi Jangan Malah Menghambat Kreativitas Iwa K

Iwa K. Foto: Padek.co/jpg

Iwa K. Foto: Padek.co/jpg

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kasus narkoba yang menjerat kalangan penyanyi kembali mencuat setelah rapper Iwa K ditangkap karena kepemilikan ganja.

Dipastikan berat tiga linting ganja yang dibawa pelantun lagu “Nombok Dong” itu sesuai dengan Surat Edaran MA (Sema) No.3 Tahun 2011 tentang Penempatan Korban Penyalahgunaan Narkotika di Dalam Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial.

Artinya, sebagaimana kasus narkoba yang menimpa kalangan pesohor lainnya, Iwa K bakal menjalani rehabilitasi.

“Masih sama saja dengan kemarin (kasus sebelumnya). Sudah pasti kita tahu ujungnya ke mana (direhab),” kata Koordinator Persaudaraan Korban Napza (PKN) Bandung, Wan Traga Duvan Baros, kepada Pojokbandung.com.

Baca Juga:

Polisi Cari Bandar yang Jual Ganja kepada Iwa K

Sebelum Ditangkap, Iwa K Tulis Pesan Positif Soal Permainan Karambol

Sebelumnya, PKN Bandung juga menyoroti kasus narkoba Ridho Rhoma yang berujung rehabilitasi. Komunitas pendampingan korban Napza ini mengapresiasi langkah rehabilitasi terhadap Iwa K maupun Ridho Rhoma karena sesuai dengan Sema) No.3 Tahun 2011.

Namun, kata dia, rehabilitasi harus diterapkan juga terhadap pengguna narkoba yang bukan orang terkenal. Mengingat Sema) No.3 Tahun 2011 berlaku bagi semua warga negara.

Sehingga, ia menegaskan, tidak ada kesan perlakuan istimewa terhadap pengguna terkenal dan pengguna tidak terkenal.

“Warga negara biasa yangg sudah sesuai peraturan perundang-undangan juga harus mendapatkan haknya yang sama,” katanya.

loading...

Feeds