Jika Terbukti Lalai, Sanksi Berat Menanti PO Bus Maut di Puncak Cianjur

Lokasi kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Ciloto Kecamatan Cipanas, Kab Cianjur, Minggu (30/4/2017) pagi.

Lokasi kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Ciloto Kecamatan Cipanas, Kab Cianjur, Minggu (30/4/2017) pagi.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perusahaan Otobus (PO) parisiwata Kitrans yang mengalami kecelakaan di tikungan Bumi Aki, Jalan Raya Puncak, Kampung Ciloto, Desa Ciloto, Cipanas, Kab Cianjur terancam sanksi berat, berupa pencabutan izin penyelenggaraan angkutan.

Seperti diketahui, rem blong yang dialami bus mengakibatkan kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang, Minggu (30/4).

BACA JUGA:

Ini Penyebab dan Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Puncak-Cianjur

Ada Cerita Mistis di Balik Kecelakaan di Puncak Cianjur, Jangan Pernah Berzina

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, PO bus terancam dijerat pasal 315 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Ancamannya sanksi pembekuan atau pencabutan izin penyelengaraan angkutan. Dendanya juga tiga kali lipat dari hukuman,” ujarnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (1/5).

Seperti diketahui, sebelum kecelakaan di Ciloto Cianjur terjadi, dua pekan sebelumnya kecelakaan terjadi Sabtu (22/4) di Jalan Selarong, Kampung Cibogo Leles, Desa Cipayung Kec Mega Mendung Kab Bogor. Kecelakaan yang juga melibatkan bus parisiwata itu menewaskan empat orang.

Satu hari berikutnya, bus pariwisata bernopol B 7184 XA melaju tak terkendali di jalan Raya Rancabali Ciwidey Kab Bandung menewaskan dua pejalan kaki.

Pihak kepolisian sendiri saat ini masih menginvestigasi kecelakaan dengan menggunakan Trafick Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat dan juga melibatkan saksi ahli.

Dengan investigasi tersebut, pihaknya bisa mengetahui penyebab utama. Apa dari faktor human error dengan kelalaian perawatan kendaraan.

(bbb)

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Raih Paramakarya 2017

Gubernur Jawa Barat mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia karena dinilai telah sukses memberikan dukungan dan pembinaan …