Marquee Player Sriwijaya FC Diparkir Lawan Persib

Pemain Sriwijaya FC dalam sesi latihan. (Budiman/Sumatera Ekspres)

Pemain Sriwijaya FC dalam sesi latihan. (Budiman/Sumatera Ekspres)

POJOKBANDUNG.com – LINI depan Sriwijaya FC akan lebih garang di lanjutan Liga 1. Di barisan penyerang tim berjuluk Laskar Wong Kito diperkuat marquee player bernama Tijani Belaid.

Gelandang penyerang paspor ganda Tunisia dan Prancis ini bisa bertugas sebagai penyerang lubang dengan posisi alternatif winger kanan atau playmaker.

“Lini depan kami akan lebih bagus dengan masuknya Tijani. Lebih agresif karena dia, pemain yang memiliki naluri menyerang,” terang Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan kamis (27/4).

BACA JUGA:

Sriwijaya FC Gaet Mantan Pemain Inter Milan

Persib Hadapi Sriwijaya FC Saat Terpuruk, Ini Kata Djanur

Lanjut Hartono, jika melihat informasi yang berkembang, Tijani bisa menempati posisi di belakang dua striker dengan formasi 4-4-2 diamond. Di belakang Tijani, ada Yu Hyung Koo atau Manda Cingi atau Hapit Ibrahim yang bisa meng-cover. Dengan kelebihannya dalam akurasi tembakan, dia bisa menjadi senjata ampuh dalam merontokkan pertahanan lawan.

Untuk diakomodir Tijani, pola 4-4-2 diamond dengan sendirinya bisa fleksibel menjadi 4-3-3. Sebagai trisula di depan, pemain berusia 29 tahun ini bisa menjadi tandem pelengkap Hilton Moreira dan Alberto Goncalves.

Masuknya dia juga semakin melengkapi pola 4-2-3-1 dengan menempati posisi tiga gelandang serang di belakang striker murni.  “Intinya, masuknya dia bisa semakin memperkaya rotasi dan skema permainan. Semakin kuat di depan. Semakin percaya diri,” tukasnya.

Hanya, Hartono tak menampik jika harapan dan prediksi itu masih samar-samar. Sebab, jebolan akademi Inter Milan ini belum gabung tim. Dia belum ikut latihan bersama Yu Hyun Koo dkk. Jadi kemampuan pastinya belum bisa dilihat. Sekalipun sudah banyak beredar terkait rekaman video permainannya saat bersama klub sebelumnya.

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.