Telan Dana Rp56 Miliar, Mesin Parkir Baru di Bandung Beroperasi Bulan Mei

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meluncurkan e-Transport untuk memerangi juru parkir liar (JPL). E-Transport menjadi alat membayar retribusi parkir dan transaksi transportasi lainnya, yaitu Trans Metro Bandung (TMB) dan Bike Sharing.

Mesin tersebut diklaim akan bisa mengurangi keberadaan JPL. Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi juga berharap program satu ini dapat membantu aparat penegak hukum, dalam hal ini tim Saber Pungli untuk menjaring JPL.

BACA JUGA:

Usai ‘Diserbu’ Ribuan Sopir Angkot, Akhirnya Dishub Batasi Taksi Online

Bocah SD di Bandung Narik Angkot, Apa Kata Dishub?

Selain mendeteksi dan mengurangi keberadaan JPL. Diharapkan, mesin itu bisa meningkatkan kinerja juru parkir secara benar dan terdata di Dishub. Dimana sebelumnya Dishub mengaku mengalami penurunan 40% pendapatan retribusi parkir.

Didi mengutarakan, e-Transport akan diresmikan Walikota Bandung, Ridwan Kamil pada Mei mendatang. “Ini diharapkan menghasilkan Rp 50 miliar tiap tahunnya,” kata Didi di Kantor Dishub, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (27/4).

Meskipun memakai mesin transaksi elektronik. Untuk saat ini pihaknya akan tetap membutuhkan juru parker. Namun yang terdata untuk memberikan informasi dan menjadi guide kepada para pengguna kendaraan.

“Untuk itu kita lakukan pelatihan kepada 700 juru parkir yang terdata untuk program ini,” ujarnya.

loading...

Feeds

situs-hti-diblokir-ini-jawaban-pemerintah_m_146139

Situs Hizbut Tahrir Indonesia Diblokir

POJOKBANDUNG.com- SITUS resmi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditutup pemerintah sejak Sabtu (22/7), Setelah resmi dibubarkan. Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel …