Jelang Ramadan, Polda Jabar Bentuk Tim Khusus untuk Disebar ke Pasar

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polda Jabar membentuk tim khusus untuk mengantisipasi penimbunan kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penimbunan barang mengjelang Ramadan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, menjelaskan, akan melakukan tindakan tegas jika menemukan pelaku penimbunan.

“Kita sudah bentuk tim khusus untuk disebar keseluruh pasar tradisional agar mengecek pasokan bahan pangan serta harga-harga yang ditawarkan oleh distributor,” jelasnya di Mapolda Jabar, Kamis (26/4/2017).

Baca Juga:

Dekati Ramadan, Harga Daging Ayam di Cimahi Diprediksi Naik

Ramadan Tahun Ini Diprediksi 29 Hari

Timun Suri, Buah Khas Digemari Setiap Ramadan

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh pada…

Yusri mengatakan, setiap tahunnya selalu terjadi permainan harga pangan di pasar. Sehingga, tahun ini ia tidak ingin terulang dengan kejadian setiap tahunnya di Jabar.

“Adanya indikasi penimbunan bahan pangan akan terlihat dari harga pangan di pasaran,” jelasnya.

Ia pun siap menindak tegas distributor nakal dengan sanksi pidana selama 7 tahun bui sesuai undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan undang-undang perdagangan nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

“Kita nggak main-main. Karena ini kepentingan khalayak banyak,” tandasnya.

(nda)

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.