Mengerikan, Ayah dan Balitanya Bunuh Diri Live di Facebook

Jiranuch Trirat melihat foto Natalie di salah satu kuil di Phuket, Thailand. (REUTERS/Sooppharoek Teepapan)

Jiranuch Trirat melihat foto Natalie di salah satu kuil di Phuket, Thailand. (REUTERS/Sooppharoek Teepapan)

POJOKBANDUNG.com-  FACEBOOK Kembali menuai kecaman. Itu terjadi setelah Facebook tidak segera mencopot video yang menunjukkan aksi bunuh diri seorang bapak. Yang bikin miris, bunuh diri itu dilakukan setelah si bapak membunuh anak perempuannya yang masih berusia 11 bulan.

Diposting dalam dua video, Facebook baru mencopot video itu 24 jam setelah terposting Senin (24/4).

”Ini adalah insiden yang memilukan. Semua doa kami untuk keluarga korban,” kata juru bicara Facebook Singapura kepada Reuters via e-mail. ”Tidak ada tempat untuk konten semacam ini di Facebook dan video itu sudah kami copot,” sambungnya.

BACA JUGA:

Ini Misi Facebook, Menulis Status tanpa Mengetik, Langsung Tertuang dari Pikiran

Mengerikan! Ini Bahaya Nonton Aksi Bunuh Diri Live di Facebook

Tetapi tetap saja, pernyataan itu dianggap terlambat. Pasalnya video itu terposting seharian dan sudah menyebar luas. Pekan lalu misalnya. Video lelaki sadis yang membunuh orang di Cleveland, Ohio, dicopot Facebook dalam waktu dua jam. Itu pun bagi pengamat masih terlalu lama.

Video lelaki Thailand ini tidak kalah mengerikan. Dalam video tersebut terlihat Wuttisan Wongtalay mengikat leher anak perempuannya Natalie dengan tali sebelum kemudian menjatuhkannya dari gedung kosong di Phuket, Thailand. Natalie saat itu mengenakan gaun pink terang. Aksi bunuh diri Wuttisan sendiri tidak direkam.

”Tubuh Wuttisan tergeletak di sebelah anaknya,” kata Jullaus Suvannin, polisi yang bertanggung jawab atas kasus tersebut. Ditambahkan Jullaus, Wuttisan paranoid ketakutan ditinggal istrinya. ”Dia juga takut istrinya sudah tidak mencintainya.”

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Raih Paramakarya 2017

Gubernur Jawa Barat mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia karena dinilai telah sukses memberikan dukungan dan pembinaan …