Ketika Seniman, Budayawan dan Musisi Kompak Bangun Kultur Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Melihat perkembangan generasi yang kian lupa akan akar budaya bangsa Indonesia, membuat para seniman, budayawan, musisi dan pelaku aktif organisasi sosial berinisiatif untuk kembali membangun akar kultur budaya sejak kecil kepada anak-anak di Indonesia.

Caranya dengan membuat event mingguan Berbahasa, Bermain dan Berbudaya (3B) untuk membuat anak-anak di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung menghargai budaya sunda sejak dini.

BACA JUGA:

Dampak Globalisasi Pengaruhi Ruang Seni Budaya Masyarakat

Dahlan Iskan: Kirab Budaya Buktikan Bangsa Ini Penuh Toleransi

Penanaman yang dilakukan menggunakan unsur 3B diyakini tidak akan membuat anak-anak menjadi bosan untuk mengenal budaya Jawa Barat.

Ria Martha, selaku Founder Generation 3B Production didampingi Disbudpar Kota Bandung, budayawan dan musisi, menjelaskan kesadaran sebagai orangtua untuk memperkenalkan dan mengiring anak Indonesia untuk lebih dekat dengan budaya dan mengenal sejarah diharapkan bisa sedikitnya ikut membangun bangsa yang kuat akan akarnya.

“Generasi 3B adalah tindakan, bukan imbauan maupun slogan,” jelasnya.

Menurut konveksi Hak anak PBB tahun 1989, anak-anak memiliki hak untuk bermain, pendidikan, perlindungan, memiliki nama, status kebangsaan, makanan, kesehatan, rekreasi, kesamaan dan peran dalam pembangunan.

“Anak-anak disini belajar banyak hal, jadi mereka tidak membuang waktu secara percuma,” paparnya.

Melihat anak-anak  adalah kekayaan utama sebuah bangsa. Kegiatan ini dikatakan Ria, selain launching, Gen3B diharapkan dapat melanjutkan secara roadshow ke 5 wilayah kota besar di Jawa Barat dan seluruh wilayah di Indonesia.

“Dari merekalah kita berharap bisa menjaga dan menjadikan bangsa ini lebihmuat karena mengerti akan budayanya sendiri. Tugas kita sebagai orangtua untuk mengarahkan mereka sedini mungkin menjadi generasi yang berbudaya,” tandasnya.

(nda)

 

loading...

Feeds