Bus Seruduk Belasan Kendaraan di Puncak, Berita Hoax Beredar

POJOKBANDUNG.co, BOGOR- Kecelakaan yang terjadi di Puncak Bogor viral di media sosial (medsos). Sayangnya, kejadian tragis itu justru dimanfaatkan oknum tertentu untuk menyebarkan berita hoax.

Di media sosial, beredar kabar kecelakaan maut itu melibatkan 25 mobil dan menewaskan 16 orang. Padahal, kecelakaan di tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, itu hanya melibatkan belasan kendaraan, termasuk enam mobil.

Korban meninggal juga tidak sampai 16 orang. Informasi terakhir yang diterima, korban meninggal sebanyak tiga orang.

“Laporan sementara jumlah korban jiwa sebanyak tiga orang meninggal dunia, tiga luka berat, dan tiga orang luka ringan,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (22/4/2017).

Kronologi kecelakaan di Puncak Bogor berawal ketika bus menabrak mobil jenis Grand Livina dan dua sepeda motor. Bus pariwisata itu kemudian menabrak kendaraan Daihatsu Ayla dan tiga mobil Avanza yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari Gadog menuju Puncak.

Selanjutnya, bus berbelok ke kiri dan kembali menabrak kendaraan Avanza serta angkot. Bus maut itu juga menabrak tiga sepeda motor. Bus akhirnya berhenti di tengah jalan dalam keadaan melintang menghadap ke barat.

Tidak kurang dari enam mobil dan lima sepeda motor yang ditabrak. Kepolisian tengah melakukan evakuasi dan terus lakukan pengembangan terkait kejadian tersebut. Korban meninggal dan korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit.

(one/pojoksatu)

loading...

Feeds