Hari Kartini, OASE- BPJS Kesehatan Gelar Pemeriksaan IVA/Papsmear Serentak

Memperingati Hari Kartini, OASE Kabinet Kerja berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear.

Memperingati Hari Kartini, OASE Kabinet Kerja berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Memperingati Hari Kartini, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear di 10 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan deketsi dini melalui IVA/Papsmear itu adalah salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

Melalui kerja sama dengan OASE Kabinet Kerja dan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan pun siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi.

Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015 – 2019.

“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” kata Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Maya A. Rusady saat mendampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek melakukan kunjungan ke salah satu titik lokasi kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear di Solo, Jawa Tengah (21/04).

Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional tahun 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar, sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp87,1 miliar.

Pada tahun yang sama, terdapat 137.465 peserta JKN-KIS yang telah menjalani pemeriksaan IVA dan 206.497 peserta JKN-KIS yang menjalani pemeriksaan PapSmear.

loading...

Feeds

GIGIT KUKU JARI

Suka Gigit Kuku? Ini Dampak Negatifnya

POJOKBANDUNG.com- MENGGIGIT kuku jari adalah salah satu bentuk dari ketidakseimbangan emosional. Kendati cukup umum dilakukan, namun onychophagia, istilah medisnya, ternyata …