Waspada, Kota Bandung Belum Aman dari Bencana Badai dan Hujan Es

Pohon tumbang menimpa 2 unit mobil di Jalan Ciungwanara saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (19/4). Foto: Ramdhani

Pohon tumbang menimpa 2 unit mobil di Jalan Ciungwanara saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (19/4). Foto: Ramdhani

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pasca hujan dan angin kencang disertai butiran es yang menerjang Kota Bandung, Rabu (19/4)‎, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung akan melakukan komunikasi intens dengan BMKG.

“Komunikasi intens kami lakukan untuk mengetahui intensitas hujan dan potensi angin yang menimbulkan bencana di Kota Bandung,” ungkap Kepala DPKP3 Kota Bandung Arif Prasetya, kepada wartawan, Kamis (20/4).

BACA JUGA:

Hati-Hati, Badai dan Hujan Es Masih Akan Terjadi di Kota Bandung, Ini Penjelasan BMKG

Ini Foto Dampak Hujan Disertai Angin Kencang yang Melanda Kota Bandung

Arif mengakui selama ini pihaknya hanya mendapatkan informasi dari BMKG berupa ramalan cuaca untuk Jawa Barat secara keseluruhan. “Ke depan kita akan intens untuk cuaca di Kota Bandung saja,” katanya.

‎Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, bencana di Kota Bandung terjadi akibat adanya kondensasi di mana penguapan di satu titik di udara terjadi pembekuan hingga -44° Celcius.

“Sehingga uap yang harusnya menjadi awan kini menjadi es dan turun bersamaan h‎ingga terlihat putih dan tampak seperti salju,” katanya.

Karena cuacanya begitu buruk sehingga banyak pohon yang tidak kuat menahan butiran es yang jatuh. Sehingga banyak pohon yang tumbang. Cuaca seperti itu, lanjut Ridwan Kamil mungkin tidak akan mereda dalam dua atau tiga hari ke depan.

Nah karena itu, Ridwan Kamil meminta warga Kota Bandung waspada terhadap cuaca buruk. “Hati-hati kalau hujan jauhi pohon-pohon rindang,” tambahnya. ‎ (mur)

loading...

Feeds

Tegangnya Palagan Ambarawa di Cimahi

Pertumpahan darah pun tersaji setelah para sekutu menyerang dalam perang Palagan Ambarawa. Para pejuang maupun sekutu banyak yang tewas tergeletak …