Ketum PSSI Siap Dipenjara untuk Lindungi 25 Pemain Asing Tak Berkitas

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

POJOKBANDUNG.com- PERSOALAN pemain asing yang belum mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) di Indonesia, belum juga menemukan titik temu. Pasalnya, pihak Keimigrasian juga belum mengambil sikap terkait problem tersebut.

Padahal, pihak Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sudah menyerahkan data para pemain asing yang bermasalah itu kepada pihak imigrasi. Kondisi tersebut membuat puluhan pemain asing terancam tidak bisa membela tim mereka di pekan kedua Liga-1 mendatang.

BACA JUGA:

Panas! Persib Vs BOPI, Umuh Sebut BOPI Bo**o

Soal Kitas Essien & Cole, Begini Penjelasan Kantor Imigrasi Bandung  

Nah, tidak mau masalah tersebut berlarut-larut, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi berencana untuk turun tangan. Karena pria yang juga Panglima Komando Stratetgis Cadangan Angkatan Darat itu enggan melihat klub mengalami kerugian lebih banyak.

“Saya minta maaf, bukan mengecilkan, bukan tutup telinga bagi orang-orang yang mau berbicara soal ini. Tapi, percayalah pemain asing yang bermain di kompetisi negeri kita, tidak sama dengan tenaga kerja asing ilegal yang mau bekerja di Indonesia secara sembunyi-sembunyi. Saya jamin bahwa mereka tidak akan lari dan mau lari lewat mana juga,” kata Edy.

Edy sejatinya menyadari bahwa, masalah pemain asing yang tidak berkitas namun tetap dimainkan oleh sejumlah klub di Liga-1 tersebut, memang menyalahi aturan keimigrasian dan ketenaga kerjaan di Indonesia.

Tapi, lanjut dia, ada kepentingan besar dari sepak bola Indonesia yang hendak dia bela.

Memang, dari data yang dipegang oleh BOPI, total ada 25 pemain asing yang tersebar dalam sebelas klub di Indonesia yang belum memiliki Kitas.

loading...

Feeds