Kerugian Pohon Tumbang di Bandung Diganti Asuransi? Belum Tentu

Pohon tumbang menimpa 2 unit mobil di Jalan Ciungwanara saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (19/4). Foto: Ramdhani

Pohon tumbang menimpa 2 unit mobil di Jalan Ciungwanara saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (19/4). Foto: Ramdhani

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pasca kejadian hujan dan angin kencang disertai butiran es yang menerjang Kota Bandung, Rabu (19/4)‎, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung melakukan komunikasi intens dengan BMKG.

“Komunikasi intens kami lakukan untuk mengetahui Intensitas hujan dan potensi angin yang menimbulkan bencana di Kota Bandung,” ungkap Kepala DPKP3 Kota Bandung Arif Prasetya, kepada wartawan, Kamis (20/4).

BACA JUGA:

Waspada, Kota Bandung Belum Aman dari Bencana Badai dan Hujan Es

Hati-Hati, Badai dan Hujan Es Masih Akan Terjadi di Kota Bandung, Ini Penjelasan BMKG

Disinggung soal korban yang mengalami kerugian akibat kendaraannya rusak tertimpa pohon, Arif mengatakan, pihaknya belum bisa mencairkan dana untuk penggantian atau melakukan klaim apapun.

“Sebenarnya tahun ini kami sudah menganggarkan Rp500 juta untuk korban ‎Pohon tumbang di kota Bandung. Namun karena belum ada lelang pemenang asuransi maka uang tidak dapat dicairkan. Sehingga korban tidak bisa mengklaim kerugian,” paparnya.

Arif menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jika asuransi sudah bisa dicairkan bisa berlaku untuk bencana sebelumnya atau tidak.

“Kalau tidak bisa berarti hanya bisa digunakan korban bencana jika terjadi bencana setelah asuransi disetujui,” tegasnya.

Namun Arif menegaskan biaya asuransi bisa dicairkan untuk korban bencana tahun ini. Meskipun untuk waktu pastinya tidak dapat memberi kepastian.

Berdasarkan siklus normal bencana angin hujan di kota Bandung biasanya terjadi dua kali dalam setahun. Jika siklusnya normal maka uang asuransi baru bisa digunakan pada bencana selanjutnya.

Sementara itu, Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, soal asuransi untuk korban pohon tumbang sedang mencari payung hukumnya. “Jika memungkinkan maka Pemkot akan memberikan ganti rugi ,” pungkasnya. (mur)

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.