Brutal, Siswa SD Ditusuk Secara Membabi Buta oleh Berandal Bermotor

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP, M Yoris Maulana

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP, M Yoris Maulana

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepolisian masih mengembangkan kasus penusukan yang menimpa siswa SD berinisial ADS (14).

Remaja tersebut dianiaya sekelompok pemotor di Jalan Terusan Ibrahim Ajie (Kiaracondong/Kircon) RT 08/ RW 02, Kelurahan Margacinta, Kecamatan Buahbatu, Minggu (16/4/2017) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP, M Yoris Maulana mengatakan, pihaknya masih kembangkan kasus tersebut, mencari barang bukti serta saksi. Para saksi antara lain teman-teman korban.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa menangkap serta mengetahui motif penyerangan kepada korban,” ujar Yoris, di  di Mapolrestabes Bandung, Senin (17/4).

Polrestabes Bandung sudah membentuk tim khusus (Timsus) untuk mengungkap kasus tersebut. Anggota timsus berasal dari  Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsekta Buah Batu.

“Pemeriksaan terus kami lakukan pada saksi dan warga sekitar kejadian. Mudah-mudahan secepatnya bisa tertungkap,” ujar Yoris.

Hasil pemeriksaan saksi terungkap, kasus yang bikin miris warga Bandung itu berawal saat korban bersama delapan temannya yaitu, Jo, Al, Pa, Ik, Al, Ar, Ri dan Mi, pulang dari rumah Jo sekitar 02.00 WIB menggunakan tiga sepeda motor.

Mereka berkeliling sekitaran kawasan Kiaracondong dan Binong, lalu ke arah Kujang Sari melewati SMPN 18 Bandung. Saat itu, Jo meminta berhenti lantaran mau kencing.

Namun, tidak lama kemudian datang gerombolan motor dari perempatan Kircon – Soekarno Hatta menggunakan kaos bola warna biru.

“Kata saksi, mereka menggunakan senjata tajam dan kayu balok. Jumlahnya sekitar 15 motor,” ujar Yoris.

Gerombolan tersebut melihat korban. Mereka langsung melakukan penyerangan. Korban mengalami luka tusuk bagian perut, rusuk dan leher. Setelah melihat korban terkapar, para pelaku kabur sambil membawa dua unit motor yang ditumpangi korban dan temannya.

(nda)

loading...

Feeds