Koleksi Piringan Hitam Vokalis Seringai, Awalnya Kompilasi Walt Disney, Kini Ribuan

Vokalis Seringai Arian Arifin alias Arian 13. Foto: Jawapos.com

Vokalis Seringai Arian Arifin alias Arian 13. Foto: Jawapos.com

POJOKBANDUNG.com – Tidak diragukan lagi kualitas rekaman di piringan hitam alias vinyl berada di atas kaset dan compact disc.

Meski begitu, karena alasan efisiensi, format tersebut tak jadi pilihan mayoritas penggemar musik saat ini.

Hanya ada segelintir orang yang masih mendengarkan musik dari piringan hitam.

Mereka biasanya adalah kolektor yang memang hobi bersusah payah mencari dan menghabiskan uang banyak demi vinyl.

Salah satunya adalah vokalis band cadas Seringai, Arian Arifin alias Arian 13.

Selama menekuni dunia musik sejak dekade 1990-an, dia telah mengumpulkan 6 ribu piringan tersebut.

“Vinyl pertama gue yakni kompilasi Walt Disney. Sejak pertengahan 90-an gue mulai koleksi,” kata Arian 13 di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Mantan personel band cadas Bandung, Puppen, itu membangun secara perlahan koleksinya.

Saat ini Arian sudah merasa kecanduan, karena memang hidup di dunia musik.

“Iya kecanduan, kadang memrioritaskan. Namanya passion, susah dinilai,” jelasnya.

Untuk mencari vinyl, Arian berburu dari berbagai sumber. Mulai dari produsen yang merilis, toko musik lokal, hingga mancanegara.

Dia bahkan selalu menyempatkam diri ke toko musik saat berkunjung ke luar negeri.

Di sana dirinya bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mencari rilisan yang disukainya.

Secara umum, koleksi Arian terdiri dari vinyl kelompok musik punk rock atau metal.

Dari keseluruhan koleksi tersebut, hanya sepuluh persen cakram padat asal Indonesia.

“Gue kalau jalan ke luar negeri pasti ke record store,” ucapnya.

(ded/jpg)

loading...

Feeds