Emil Klaim Pemkot Bandung Perhatikan Fahri, Bocah Penderita Tulang Rapuh

Muhammad Fahri Asidiq

Muhammad Fahri Asidiq


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG
–Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, klaim Pemkot Bandung sudah memperhatikan ‎Muhamad Fahri Asidiq (11) anak penderita tulang rapuh (Osteogenesis Imperfecta), di kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru Kota Bandung sejak lama.

“Kami monitor di waktu yang sudah cukup lama. Sudah didatangi Wakil Wali Kota Bandung dua kali, sudah dibantu pa camat bentuknya macam-macam, ada bantuan keuangan bahkan ada bantuan laptop karena Fahri ingin belajar, cita-citanya guru ngaji, sudah diberi sembako juga,” ujar walikota yang akrab disapa Emil ini, saat menengok ke kediaman Fahri, Selasa (11/4).

Menurut Emil, perhatian Pemkot Bandung sudah proporsional. Sebab itu, jika dikatakan Pemkot Bandung tidak perhatian, dia tidak setuju.

‎”Pada dasarnya kami tidak terlalu menginginkan setiap ada permasalahan terlalu menjadi didramatisir. Saya kira proporsional aja. Saya ke sini juga kalau dirasa masih belum cukup perwakilan Pemkot Bandung memberi perhatian akhirnya saya datang juga,” ungkapnya.

Emil menambahkan, ‎ bantuan dari dompet dhuafa, kitabisa.com juga akan hadir, Emil berharap, ada solusinya terhadap permasalahan.

“‎Yang saya dengar dari ibu tadi kan pengobatannya itu penyuntikan kalsium tapi bentuknya itu infus sebulan dua kali. Mudah-mudahan menguatkan tulang-tulangnya di masa pertumbuhan sehingha relatif lebih bisa bertahan,” paparnya.

Melihat kondisi Fahri, Emil mengaku sedih, karenanya Emil berharap ilmu kedokteran bisa membantu meringankan bebannya.‎

“Mudah-mudahan dengan ilmu kedokteran yang ada sekarang solusi tumbuh menjadi yang lebih baik ya itu bisa tertangani. Dan saya lihat tidak mempengaruhi cara berfikir, kelihatannya emang cerdas ya,” katanya. ‎

‎Emil yang tiba di kediaman Fahri sekitar pkul 09.00 meminta Fahri mengenal ilmuwan Stephen Hawking yang lumpuh akibat penyakit ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis yang dideritanya dan tidak patah semangat menjalani hidup.‎

“Mungkin cerita Stephen Hawking bisa memotivasi, Orang jenius walaupun secara fisiknya tidak bisa banyak melakukan pergerakan tapi kejeniusannya datang dari pikirannya,” ujar Emil kepada Fahri sambil menyerahkan secarik kertas bertuliskan Stephen Hawking kepada Fahri.‎

Kekurangan fisik tidak menjadikan alasan seseorang untuk membatasinya dalam berkarya, lanjut Emil, kekurangan dalam fisik bisa dipandang keunikan yang memotivasi diri untuk menjalani hidup.‎

“Setiap manusia, Allah menciptakan dengan keunikan, keunikan bahasa saya. Jadi jangan melihat itu sebagai kekurangan, jangan melihat itu sebagai kecacatan, tetapi sebagai keunikan. Dari keunikan, manusia akan punya kelebihan. Kelebihan manusia bisa dengan pikiran bisa dengan tindakan, tulisan dan sebagainya,” tambahnya. ‎

Penanganan Fahri sudah difasilitasi oleh Dinsos Kota Bandung dan Pemerintah daerah sekitar, sebelumnya Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial telah mengunjungi Fahri pekan lalu.‎

“Perhatian pemkot Bandung proporsional bentuknya macam macam, ada laptop bantuan keuangan dan bantuan lainnya,” tandasnya‎. (mur)

loading...

Feeds