Teroris Terus Bidik Anggota Polri Sebagai Sasaran

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- POLRI harus meningkatkan standar keselamatan bagi personelnya yang bertugas di lapangan.

Serangan terhadap anggota polisi lalu lintas di Tuban tiga hari lalu menunjukkan anggota polisi dibidik kelompok teroris. Itu adalah kejadian kesekian yang dialami personel polri.

Cegah Terorisme, Ridwan Kamil Ingin Polisi Latih Warga

Alhamdulillah, Polisi yang Kena Tembak Teroris di Thamrin Itu Boleh Pulang

Pasca-Teror Bom, Polisi Jawa Barat Siaga

Polri telah menginstruksikan seluruh polisi lebih waspada. Khususnya yang bertugas di pos polisi. Sebab, mereka paling rentan menjadi sasaran.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengungkapkan, pos polisi yang rawan serangan teroris berada di daratan Jawa. Mulai DKI, Jabar, Jateng, sampai Jatim. “Semua pos lantas rawan.” kata dia kepada media.

Perwira tinggi Polri yang akrab dipanggil Boy itu mengakui bahwa bukan perkara gampang melengkapi setiap polisi lalu lintas dengan rompi antipeluru. Sebab, jumlah polisi lalu lintas amat banyak.

Untuk itu, tidak semua polisi lalu lintas bakal mendapat rompi anti peluru. Namun, Polri mengupayakan agar kebutuhan tersebut terpenuhi. ”Saya prediksi jumlahnya nggak cukup, (rompi antipeluru) masih terbatas ” jelas Boy.

loading...

Feeds