Kereta Metro Kapsul Bukan Solusi Kemacetan di Bandung

Prototipe Metro Kapsul mejeng di Alun-alun Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, Rabu (5/4). Foto: Riana Setiawan

Prototipe Metro Kapsul mejeng di Alun-alun Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, Rabu (5/4). Foto: Riana Setiawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat mengkritik rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) type Metro Kapsul oleh Pemkot Bandung.

Direktur Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdan menganggap, Metro Kapsul bukan solusi memecah kemacetan, melainkan memperparah lingkungan sekitar.

BACA JUGA:

Tarifnya Rp12 Ribu, Bandung Metro Kapsul Mulai Beroperasi Januari 2018

Metro Kapsul Bandung Diharapkan Bikin Masyarakat Beralih ke Transportasi Publik

Metro Kapsul Mejeng di Alun-alun Bandung

Lantaran kawasan yang akan dilintasi seperti Pasar Baru, Dalem Kaum dan Tegallega sudah dipadati polusi angkutan umum dan bus, ditambah volume kendaraan pribadi di Kota Bandung yang tidak terkontrol saat ini.

“Beberapa program Pemkot Bandung soal beralih ke kendaraan umum hingga hari ini tidak ada buktinya,” ucapnya.

Dadan juga khawatir dampak pembangunannya Stasiun Metro Kapsul merusak Daerah Resapan Air (DAS). Selain itu, bangunan-bangunan kecil atau bersejarah dibongkar.

“Kan tidak mungkin merobohkan mall atau hotel untuk areal Stasiun Metro Kapsul,” ujar dia.

loading...

Feeds