Soal Investor TPA Sarimukti, Pemkab Bingung Pilih Tiongkok atau Korea Selatan

Lokasi TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kab Bandung Barat. (ist)

Lokasi TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kab Bandung Barat. (ist)

POJOKBANDUNG.com, CIPATAT- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih menimang-nimang terkait penerapan teknologi pengelolaan sampah jangka panjang.

Saat ini, dua calon investor asing masih bersaing untuk mengelola sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat.

“Ada dua pilihan yang ditawarkan, yaitu sistem sanitary landfill atau penimbunan sampah dan insinerator. Sesuai arahan Pak Bupati, nanti akan dilihat mana yang paling baik dari segi biaya dan dampaknya terhadap lingkungan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup KBB Apung Hadiat Purwoko.

Diketahui, investor asal Tiongkok lebih dulu menawarkan kerja sama dengan Pemkab Bandung Barat untuk mengelola sampah di TPA Sarimukti dengan sistem sanitary landfill.

Perusahaan bernama Zhejiang Bestwa Envitech Co., Ltd ini menawarkan pengolahan sampah menjadi energi listrik dan air bersih.

Belakangan, investor asal Korea juga menawarkan kerja sama serupa. Bedanya, perusahaan konsorsium tersebut akan menerapkan teknologi insinerator (pembakaran) yang nantinya juga akan menghasilkan energi listrik.

Apung menuturkan, kemarin perwakilan investor asal Tiongkok baru saja melaporkan hasil studi kelayakan teknologi yang ditawarkannya  untuk mengelola sampah di TPA Sarimukti.

“Penawaran teknologi insinerator pun nanti kami tunggu kelanjutannya,” tandasnya.

(ca/rmo/pojokbandung)

 

loading...

Feeds