Sering Diterjang Banjir, Rumah yang Dihuni 3 KK Ini Nyaris Ambruk

Rumah di Kampung Bojong Pulus RT 21/2 Desa Banjaran Wetan, Banjaran, Kab Bandung yang dihuni 3 KK nyaris ambruk karena terus menerus diterjang banjir. (Ramzi Fauzan)

Rumah di Kampung Bojong Pulus RT 21/2 Desa Banjaran Wetan, Banjaran, Kab Bandung yang dihuni 3 KK nyaris ambruk karena terus menerus diterjang banjir. (Ramzi Fauzan)

POJOKBANDUNG.com, BANJARAN –  Sebanyak 3 kepala keluarga warga Kampung Bojong Pulus RT 21/2 Desa Banjaran Wetan, Banjaran Kab Bandung terpaksa bertahan di rumahnya yang nyaris ambruk.

Padahal, rumah mereka sudah tak layak huni setelah selalu terendam banjir serta dan pernah diterjang gempa 2009.

Rumah semi permanen berukuran 11×8 meter itu berdinding bilik bambu yang sudah lapuk, tetapi menjadi satu-satunya tempat mereka tinggal, sehingga mereka tetap bertahan.

Rumah itu dibagi menjadi tiga yang ditinggali tiga pasutri Eulis Rohmah (50) dan Dedi Rosadi (50), Heri  Suhartono (48) dan Ai Rumanah (47) dan Nandang (65) dan Fuji Sulistiowati (55) yang kondisinya memprihatinkan.

Salah satu kepala rumah tangga Heri mengatakan, rumah peninggalan almarhum ayahnya itu sudah rusak akibat terlalu sering tergenangi air.

“Kerusakannya sudah parah, mau roboh, tembok dan lantai bocor-bocor,” ungkap Heri.

Heri mengatakan, banjir diakibatkan luapan air Sungai Citalutug Banjaran. Kedalaman banjir yang menggenangi kampungnya bisa mencapai 1,5 meter.

Ia menuturkan, keluarganya sudah bosan dengan bencana banjir yang nyaris setiap tahun melanda kawasan tempat tinggalnya.

“Sudah bosan, barang-barang hanyut. Saya sudah tidak punya kursi dan lemari, karena sering rusak tetendam banjir,” tandasnya

Abdulah (51) salah seorang pegiat masyarakat di RT 5 membenarkan jika di kampungnya itu selalu menjadi langganan banjir. Banjir bandang akibat luapan air dari Sungai Citralutug yang dangkal akibat sedimentasi dan penyempitan badan sungai.

Setiap kali Sungai Citalutug dan Sungai Banjaran yang merupakan anak Sungai Cisangkuy meluap, sedikitnya, 30 rumah warga terendam. (cr3)

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.