Tak Tahan 12 Tahun Merasakan Banjir, Warga Kab Bandung Gelar Aksi 313

Warga korban banjir melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Kab Bandung. (Ramzi Fauzan)

Warga korban banjir melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Kab Bandung. (Ramzi Fauzan)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Ratusan warga korban banjir Kab Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bandung, Jumat (31/3).

Mereka yang menamai aksinya dengan aksi 313 datang untuk menuntut Bupati Bandung, Dadang Naser lebih serius menangani persoalan banjir yang sudah 12 tahun menerjang wilayah mereka.

Warga korban banjir itu berasal dari Kecamatan Dayeuh Kolot, Bojongsoang, Baleendah, Banjaran, Rancaekek dan Majalaya.

Dalam aksinya, selain berorasi, mereka juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan korban banjir di tengah himpitan proyek-proyek raksasa dan industri di wilayah yang mengusung jargon Sabilulungan itu.

Koordinator aksi, Dede Sumarsah (27) mengatakan, aksi gerakan 313 murni dari korban banjir yang kerap melanda kawasan mereka.

“Tuntutan kami sederhana, Pemkab dapat menyelesaikan permasalahan banjir yang telah terjadi selama 12 tahun, khususnya untuk wilayah Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah,” ungkapnya.

Ia menuturkan, warga lelah dengan bencana banjir. Menurutnya, khusus warga terdampak banjir di wilayah Dayeuhkolot mengeluhkan banjir yang menggenangi daerah mereka juga tercampur limbah industri pabrik.

“Pas hujan dan air Sungai Citarum naik ke pemukiman warnanya jadi berbeda. Sampai saat ini tidak ada yang bisa mengatasi,” sesalnya.

Ia menjelaskan, alasan menamai aksinya 313. Ia mengatakan, persiapan aksi dilakukan dalam waktu cukup singkat tanpa banyak persiapan dan tanggal 313 itu lebih kepada momentum.

(Ramzi Fauzan/ca/pojokbandung)

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.