Pegawai RS Al Ihsan Tuntut Kejelasan Status Kerja

Sekda Jabar Iwa Karniwa

Sekda Jabar Iwa Karniwa

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemprov Jabar berupaya memenuhi keinginan pegawai RS Al Ihsan Bandung yang menuntut diangkat menjadi PNS atau bagian dari pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit tersebut.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar dan Bidang Kepegawaian BLUD RS Al Ihsan akan mendata seluruh pegawai terutama mereka yang belum menjadi pegawai tetap.

Sekda Jabar Iwa Karniwa menuturkan, berdasarkan Permenkes 2014 soal BLUD, pegawai BLUD sama halnya dengan pegawai BUMD. Dalam hal ini menjadi PNS yang harus diangkat melalui pemerintah pusat.

“Jika ada formasi akan kami ajukan namun saat ini kita data dulu karena penerimaan pegawai ada aturan. Aturan pusat, internal BLUD dan Pergub,” ujar Iwa, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (27/3/2017).

Di BLUD RS Al Ihsan tersebut, muncul pula tuntuan dari pegawai harian lepas yang ingin menjadi pegawai kontrak.

Sementara pegawai kontrak yang ingin menjadi pegawai tetap, pihaknya akan melakukan evaluasi terutama pegawai yang sudah tiga tahun kontrak.

“Mereka bisa menjadi pegawai tetap apabila sesuai dengan ketentuan akan kita proses. Jika ada formasi akan kita usulkan ke pusat sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku,” katanya.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds

Wah! Peringkat ITB Digeser UGM

Nasir mengumumkan UGM behasil menempati posisi pertama dengan skor 3,66 poin, menggantikan ITB (3,53 poin). Di bawahnya disusul IPB