Ratusan Unggas Mati Mendadak, Warga Cimahi Resah

Petugas Puskeswan Cimahi melakukan pemusnahan unggas di Kampung Lembur Sawah, RT02/14, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan. (Gatot Pudji)

Petugas Puskeswan Cimahi melakukan pemusnahan unggas di Kampung Lembur Sawah, RT02/14, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Warga Kelurahan Utama, Cimahi Selatan khawatir tertular virus flu burung yang menyerang peternakan unggas di wilayah mereka.

“Awalnya saya engga tahu, pagi-pagi banyak warga yang bilang ada flu burung,” ungkap warga Kelurahan Utama, Isni Puteri (26).

BACA JUGA:

Wabah Flu Burung, Cimahi Musnahkan Ratusan Unggas

Astaga, Dua Warga Cimahi Diduga Terjangkit Flu Burung

Setelah mengetahui kabar itu, ia mengaku resah. Begitu juga dengan keluarganya. “Ya takut, tapi mudah-mudahan virusnya engga nyebar,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Dinkes Kota Cimahi memastikan tidak ada warga yang terjangkit. Sekretaris Dinkes Kota Cimahi Fitriani Manan mengatakan untuk meningkatkan pengawasan menurunkan tim dari Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga.

“Kami monitor kondisi kesehatan masyarakat setempat. Sehingga apabila ada warga yang terjangkit bisa segera ditangani,” ucapnya.

Virus flu burung memang bisa menular melalui udara yang tercemar virus yang berasal dari kotoran atau unggas yang terjangkit atau kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi flu burung.

Ia menjelaskan, gejala seseorang yang terpapar virus flu burung bisa dilihat dari demam tinggi, batuk, pilek serta sesak napas. Virus bisa menular ke manusia dan menyebabkan kematian. Sehingga perlu dilakukan penanganan medis segera.

“Saya harap masyarakat aktif dalam hal yang menyangkut kesehatan, karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

(gat)‎

loading...

Feeds

Ridwan Kamil (Foto: Riana Setiawan)

Maju Pilgub, Ridwan Kamil Umrah Dulu

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Pulang Umroh, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap punya ketetapan hati untuk maju ke Pilgub 2018. “Kalau dianggap …