Tel-U: Peserta Aksi Bukanlah Mahasiswa Kami, Meskipun Isunya Ditujukan ke Kami

Kampus Tel-U. Foto: telkomuniversity.ac.id

Kampus Tel-U. Foto: telkomuniversity.ac.id

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Komite Rakyat Peduli Literasi menggelar aksi solidaritas bagi tiga mahasiswa Telkom University yang diskors terkait buku-buku kiri. Aksi solidaritas dilakukan di Yayasan Telkom, Bandung, Selasa, (14/03/2017).

Pihak Tel-U menilai aksi tersebut ilegal. “Peserta aksi bukanlah mahasiswa kami, meskipun isunya ditujukan ke kami,” kata Dosen Tel-U Dedi Kurnia Syah via Whatsapp Group.

Selain itu, kata dia, aksi ditujukan tidak pada tempatnya. Sebab, Tel-U tidak berafiliasi langsung dengan korporasi Telkom.

“Karena kami tidak berafiliasi secara langsung dengan Telkom Corporate, tetapi kenapa Telkom menerima kehadiran mereka, tidak lain hanya sebatas tuan rumah yang menerima tamu,” katanya.

Pihak Tel-U juga tidak menerima surat tembusan, begitu juga pihak yayasan, sehingga aksi itu dianggap ilegal.

Tel-U juga merencanakan mediasi dengan mahasiswa Tel-U. Mediasi dilakukan secara internal, bukan dengan mahasiswa luar atau bahkan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Di sisi lain, kata dia, Tel-U juga terbuka pada kebebasan literasi.

“Tetapi terpenting, hak kebebasan literasi, aspirasi, kami sangat terbuka, selama ini tidak ada persoalan seperti ini, kami tentu menghormati segala bentuk penafsiran di luar sana,” tandasnya. (imn/pojokbandung)

loading...

Feeds

Selamat Datang Lagi, Spaso

Ada pemain yang patut ditunggu performanya dalam pertandingan Persib Bandung kontra Bhayangkara FC, Minggu (24/9) pukul 15.00 Wib.