Hebat, Pemuda Lembang Ini Awalnya Kerja Serabutan Kini Mampu Ciptakan Peluang Kerja

Entis Sutisna berfoto di depan pot-pot dekorasi kirimannya. Foto: Facebook

Entis Sutisna berfoto di depan pot-pot dekorasi kirimannya. Foto: Facebook

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mengubah nasib tak semudah membalikan telapak tangan. Perlu kerja super keras, “Kaki di Kepala Kepala di Kaki”, kata Lagu di Atas Normal-nya Ariel Noah.

Hal itu pula dialami Idris Permana alias Entis Sutisna, seniman patung Damz Fiber Art.

Pemuda 30 tahun yang akrab disapa Brong itu mengelola bengkel seni fiberglass di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Bengkel Damz Fiber Art itu nyatanya menyatu dengan rumahnya yang sederhana, menempati lahan di pemakaman tua milik keluarga.

Di sela makam itu, Brong memproduksi puluhan pot-pot dekorasi berbahan fiberglass. Dalam sebulan, Brong bisa memproduksi lebih dari 10 pot bunga ukuran 70 cm sampai lebih dari semeter dengan harga dimulai Rp600.000.

Pot-pot tersebut dipesan bukan hanya oleh pelnggan dari Jawa Barat, melainkan dikirim ke Banten, Sumatera, dan Sulawesi.

“Alhamdulillah sejak pertama kali memulai, tahun ini mulai kelihatan hasilnya,” ucap Brong,  saat berbincang dengan Pojokbandung, Selasa (14/3/2017).

Brong memulai bisnis pot fibernya dari 2006. Waktu itu, internet belum ramai, belum marak pemasaran barang via online, bahkan tidak tahu jasa kurir barang.

Pria yang awalnya sering kerja serabutan ini kemudian menghentikan usaha tersebut. Lalu pernah kerja di hotel di Lembang. Salah satu lapangan kerja yang cukup marak di Lembang adalah bidang perhotelan. Maklum, Lembang ialah kawasan sejuk yang digemari para turis.

Ia kerja di hotel hanya tiga tahun. Keahlian di bidang membuat patung fiber kembali memanggilnya. Ia pun turut mendekor mal Ciputra di Surabaya bersama sejumlah seniman patung Yogyakarta.

Beres mendekor mal, ia berangkat ke Jambi, Sumatera, terlibat dalam proyek dekorasi perumahan. Ia membuat patung-patung kuda yang bentuknya mirip dengan kuda sungguhan.

Setelah dari Jambi, pada 2013 ia ke Bogor untuk turut mendesain JungleLand bersama seniman-seniman patung dari Bekasi.

Pulang dari Bogor, ia justru kerja serabutan, mulai dari menunggu rumah kosong yang dikenal angker di Lembang, kuli bangunan, dan kenyang menganggur.

Di tengah ketidakpastian itu, ia harus menanggung keluarga, terutama ibu dan seorang adiknya yang masih usia SD. Maka pada 2015 akhir, ia kembali menekuni seni patung, dengan melanjutkan bisnis yang pernah dimulainya pada 2006, membuat pot-pot dekorasi.

damz fiber art

damz fiber art

Peluang pertama ia dapat dari seorang pelanggannya. Sang pelanggan merekomendasikan temannya di Jakarta untuk memesan empat pot dekorasi kepada Damz Fiber Art.

loading...

Feeds

Ekspresi Valentino Rossi di atas podium MotoGP Spanyol. Foto: AFP

Manfaatkan Sirkuit Assen, Rossi!

POJOKBANDUNG.com, ASSEN – Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi menyambut balapan seri ke-8; MotoGP Belanda di Assen, Minggu (25/6) malam dengan …