Tolak Salatkan Jenazah Nenek Hindun karena Dukung Ahok? Ini Jawaban Polisi

Ahok di kediaman Nenek Hindun. Foto: Istimewa

Ahok di kediaman Nenek Hindun. Foto: Istimewa

POJOKBANDUNG.com – Jasad seorang nenek bernama Hindun binti Raisman (78) menarik perhatian publik. Nenek Hindun disebut-sebut ditolak disalatkan di Musala Al-Mu’minun.

Disebutkan pula, alasan penolakan karena Nenek Hindun adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pilkada DKI Jakarta.

Namun keterangan itu dibantah Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan. “Saya sudah konfirmasi sendiri ke pihak keluarga bahwa tak ada penolakan di masjid,” ucap dia ketika dihubungi, Senin (13/3/2017).

Dia lantas memaparkan, berdasarkan keterangan keluarga, nenek Hindun tak bisa disalatkan di musala itu karena keterbatasan orang. Sementara di musala hanya ada satu orang yang bisa memandikan yakni Ustaz Ahmad Syafi’i.

“Jadinya terpaksa Uztad Syafi’i mesalatkan di rumah Bu Hindun,” kata Iwan.

Mantan pejabat utama Bareskrim Polri ini juga berkata, polisi sudah berkoordinasi dengan pengurus RT, pihak masjid, warga sekitar dan pihak nenek Hindun.

“Tidak ada masalah. Hanya kesalahpahaman saja sehingga tersebar di media massa,” tutur Iwan.

Dia menambahkan, polisi tidak akan mengambil langkah-langkah termasuk kemungkinan adanya proses hukum.

“Polisi baru bergerak jika bukti dan kasus pidana di sana. Kan tak ditemukan (kasus nenek Hindun),” tutupnya.

Untuk diketahui, nenek Hindun meninggal pada Selasa (7/3) lalu. Warga Jalan Karet Karya, Setiabudi, Jakarta Selatan ini meninggal karena sakit dan faktor usianya yang sudah uzur. (imn/elf/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds