Pakai Hijab Hitam, Inneke Koesherawati Duduk di Kursi Ruang Sidang Pengadilan Tipikor

Inneke Koesherawati (berjilbab hitam) bersama suaminya, Fahmi Darmawansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/3). Foto: Putri Annisa/Jaw aPos

Inneke Koesherawati (berjilbab hitam) bersama suaminya, Fahmi Darmawansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/3). Foto: Putri Annisa/Jaw aPos

POJOKBANDUNG.com – Artis Inneke Koesherawati terlihat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Mengenakan hijab warna hitam, Inneke duduk di kursi terdepan.

Rupanya, Inneke hadir untuk suami, Fahmi Darmawansyah, Direktur Utama PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah yang bakal didakwa terkait perkara suap pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Fahmi sudah muncul di ruang tunggu terdakwa Pengadilan Tipikor. Namun, Inneke enggan memberikan komentarnya soal sidang perdana atas suaminya itu. Model busana muslimah itu menolak mengomentari perkara yang membelit sang suami.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) KPK juga mendakwa anak buah Fahmi bernama Hardy Stefanus telah menyuap sejumlah pejabat Bakamla dengan uang sebesar Rp 4,36 miliar. Uang itu terdiri atas SGD 209.500, USD 78.500, dan Rp 120 juta.

Hardy yang juga manajer pemasaran di PT Merial Esa didakwa bersama-sama rekannya, M Adami Okta dan Fahmi telah menyogok pejabat Bakamla untuk proyek pengadaan satelit pemantau.

Hardy telah memberikan suap kepada Eko Susilo Hadi (Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla), Bambang Udoyo (Direktur Informasi Bakamla), Nofel Hasan (Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla), serta Tri Nanda Wicaksono (Kasubag TU Sestama Bakamla).

Suap diberikan untuk memenangkan PT Melati Technofo Indonesia dalam proses lelang pengadaan monitoring satelite di Bakamla tahun anggaran 2016. (imn/put/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds