BRI Bocorkan Kiat Bisnis Bankable  

Kakanwil BRI Jawa Barat Fangkar Umram mendampingi Dirut BRI Asmawi Syam saat bertukar cinderamata dengan pihak Rektorat Universitas Padjdjaran, Jumat (10/3/2017).

Kakanwil BRI Jawa Barat Fangkar Umram mendampingi Dirut BRI Asmawi Syam saat bertukar cinderamata dengan pihak Rektorat Universitas Padjdjaran, Jumat (10/3/2017).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam dunia bisnis, termasuk industri perbankan sekarang ini, transformasi adalah keniscayaan. Apabila sebuah bank tidak melakukan transformasi maka akan ditinggal para nasabahnya.

Untuk itu, BRI telah melakukan transformasi diberbagai bidang baik teknologi dengan memiliki satelit sendiri, maupun peningkatan SDM dengan mengirimkan para anak muda keluar negri untuk mempelajari pengendalian satelit, agar BRI dapat memberikan pelayanan ke para nasabah dengan baik, tanpa terikat oleh ruang dan waktu.

“Sekarang ini jamannya nasabah yang mengatur transaksinya, kalau pada tahun 80 Anda transaksi harus dilakukan di dalam kantor, sekarang sudah tidak harus lagi, dan bahkan sekarang BRI sebagai bank paling modern dalam hal pelayanan transaksi. Hal ini karena BRI tidak hanya berinvestasi dalam hal properti dan teknologi canggih, tapi juga mendidik para nasabah untuk bertransaksi dengan baik  menggunakan berbagai fasilitas BRI di tempat tempat tertentu seperti mall, bandara, dll,” ujar Dirut BRI, Asmawi Syam, seusai memberikan kiat-kiat bisnis bankable di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur Bandung, Jumat (10/3/2017) .

Asmawi menjelaskan, untuk menjadi pengusaha yang bankable pengusaha harus punya komitmen dalam usahanya, kreatif dan inovatif serta memiliki jaringan yang luas, selain itu harus memiliki modal usaha yang cukup untuk mengembangkan bisnisnya.

Dalam hal ini, kata dia, pihak perbankan akan memberikan bantuan apabila usaha tersebut layak dan nyata akan mendatangkan keuntungan. Dalam hal ini BRI mengambil peran yang strategis untuk menciptakan wirausaha yang tangguh untuk kemajuan ekonomi bangsa.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil BRI Jawa Barat, Fankar Umran mengatakan, dengan kehadiran Dirut BRI Asmawi Syam ke kampus Unpad, merupakan perpaduan yang sangat sinergis untuk menciptakan dan mengembangkan bisnis UMKM.

“Ini adalah salah satu penyampaian visi BRI untuk meningkatkan UMKM, jika pihak universitas menciptakan suatu produk usaha yang biasa pelakunya para mahasiswa, maka untuk pengembangan nya akan dibantu oleh BRI,” jelas Fankar.

Lebih jauh Fankar memaparkan,sekarang ini banyak fasilitas-fasilitas BRI yang dapat digunakan oleh para pebisnis UMKM. Bahkan di Jawa Barat, porsi pengembangan UMKM lebih besar yakni 80 persen, ada pun sektor yang paling banyak menyerap dana kredit adalah dari perdagangan.

Pada kesempatan itu pula, BRI menyerahkan bantuan CSR kepada Unpad erupa sarana pengembangan pendidikan dan mahasiswa sebesar Rp 400 juta. (sol)

 

loading...

Feeds