Walah, Sopir Angkot yang Seruduk Tiga Ojek Online Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kapolres Metropolitan Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengintrogasi sopir angkut yang menabrak tiga driver GrabBike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang. Foto: Tumpak Mangasi Tampubolon/Indopos.

Kapolres Metropolitan Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengintrogasi sopir angkut yang menabrak tiga driver GrabBike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang. Foto: Tumpak Mangasi Tampubolon/Indopos.

 

POJOKBANDUNG.com – Petugas Polres Metro Tangerang membekuk Subhan Efendi, sopir angkot yang menabrak tiga driver GrabBike (ojek online) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Rabu (08/03/2017) lalu.

Pelaku ditangkap di tempat persembunyiaannya di Jalan Cigutul, Cibarusah Jonggol, Kota Bekasi pada Kamis (09/03/2017) malam.

Kapolrestro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, sopir tembak angkot R03A Jurusan Pasar Anyar-Serpong terancam hukuman seumur hidup karena pelaku sudah merencanakan sejak aksi demo para sopir yang menuntut ojek online dilarang masuk ke Kota Tangerang.

Pelaku langsung menabrak tiga driver GrabBike, yaitu Ichayatul Jamil, 41, Fanny Januar, 27, dan Muhammad Mukhtar, 35 yang berjalan di jalur kiri. Akibat tabrakan tersebut, ketiga korban mengalami luka berat dan terpaksa menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal Primer 53 jo 340 Subsider 53 jo 338 lebih subsider 351 ayat 2 KUHP tentang percobaan pembunuhan berencana. “Ancaman hukumanya seumur hidup,” katanya.

Motif pelaku berani menabrak ketiga korban, kata Harry, karena dendam kepada pengemudi ojek online yang dianggap mengurangi pendapatan para sopir. Pelaku juga menyiapkan kendaraan untuk aksinya dengan meminjam kepada pemilik angkot.

“Ini bukti kuat yang membuat kami berani menjatuhkan hukuman berat kepada pelaku. Itu semua diakui Subhan atas dasar kemauan sendiri dan secara sadar dilakukan. Memang dendamnya bukan karena urusan pribadi tetapi lebih kepada urusan pendapatan. Pelaku memang sudah mempersiapkan kendaraan itu untuk menabrak pengemudi ojek online yang akan dia temui di jalan raya,” paparnya.

Sementara itu, Subhan mengakui, jika dirinya memang sudah kesal dengan keberadaan para ojek online yang kerap merebut para penumpang angkot. Akibatnya, pendapatan sopir angkot terus berkurang,”ujarnya. (imn/cok/yuz/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds