Mendikbud Minta Sekolah Larang Keras Muridnya Lakukan Skip Challenge

Skip Challenge (Instagram)

Skip Challenge (Instagram)

POJOKBANDUNG.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melarang siswa melakukan tantangan Skip Challenge yang marak dibagikan para siswa di media social.

Dia mengimbau para guru dan kepala sekolah memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

“Permainan Skip Challenge sangat berbahaya bagi siswa, dan ini harus diberikan larangan keras. Guru dan kepala sekolah perlu memberikan perhatian terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah,” kata Muhadjir, Sabtu (11/3/2017).

Menurut Muhadjir, permainan tersebut sangat membahayakan jiwa siswa, baik jangka pendek maupun panjang.

“Apa yang dilakukan sewaktu muda, akan memberikan dampak saat sudah tua. Permainan tersebut sangat membahayakan, dan akan berdampak buruk bagi kesehatan siswa,” jelasnya.

Dia berharap para siswa di bawah bimbingan guru dan kepala sekolah tidak melakukan tindakan berbahaya dan tidak mendukung masa depan.

“Lakukan aktivitas positif dalam mengekspresikan diri. Aktivitas siswa saat-saat jam istirahat dan jam pulang sekolah perlu menjadi perhatian sekolah. Aktivitas yang membahayakan harus segera diberhentikan,” pesan Muhadjir.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini juga mengajak orang tua lebih aktif berkomunikasi dan memantau aktivitas anak-anaknya.

Disampaikannya, peran orang tua untuk memberikan pemahaman tentang risiko aktivitas berbahaya seperti skip challenge sangatlah penting. (imn/esy/jpnn/pojokbandung)

loading...

Feeds

Kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Bandung di libur Hari Nyepi, Selasa (28/3), salah satunya di Jalan IR.H Djuanda (Dago). Foto: Riana Setiawan

Libur Nyepi, Bandung Dibanjiri Wisatawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  Libur Hari Raya Nyepi, dimanfaatkan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sepanjang hari ini, Selasa (28/3). Banyak masyarakat lokal yang …