Sopir Angkot Demo Taksi Online, Kemajuan Teknologi Tak Mungkin Dihindari

Salah satu massa dalam demo sopir angkot di Gedung Sate memampangkan spanduk tuntunannya. (iman herdiana)

Salah satu massa dalam demo sopir angkot di Gedung Sate memampangkan spanduk tuntunannya. (iman herdiana)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady menilai, gesekan antara pelaku usaha transportasi umum konvensional dengan transportasi berbasis online tidak akan ada titik temu jika seluruh penentu kebijakan tidak kompak mencari solusi.

Khusus untuk wilayah Bandung, pemerintah setempat harus cakap mengelola transportasi umum baik yang konvensional ataupun online.

“Kota Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat. Ini cerminan kita semua bagaimana pemerintah dalam mengelola baik atau buruknya manajemen transportasi,” tegas Daddy kepada wartawan, Kamis (9/3/2017).

Menurutnya, baik pihak manajemen transportasi konvensional maupun berbasis online, harus mencari solusi yang disepakati bersama. Para pelaku usaha transportasi konvensional sendiri harusnya mengikuti perkembangan teknologi informasi agar bisnisnya tidak terlindas pihak lain.

“Kemajuan teknologi kan tidak mungkin dihindari,” katanya.

Karena sampai sejauh ini titik temu itu belum didapatkan, maka persoalan yang terjadi adalah gesekan antar pihak, seperti yang kerap terjadi di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Padahal pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek. Peraturan itu untuk mewadahi moda transportasi online seperti Go-Jek, Uber, dan Grab dalam menjalankan usahanya. (atp/pojokbandung)

loading...

Feeds

ridho rhoma irama

Ridho Rhoma Bakal Direhab?

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Adex Yudiswan menyatakan pihaknya telah menerima surat permohonan rehabilitasi Ridho Rhoma yang kini terjerat kasus …