Ridwan Kamil Teken Kerja Sama dengan 7 Kepala Daerah

Ridwan Kamil. Foto: Ricardo/JPNN

Ridwan Kamil. Foto: Ricardo/JPNN

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG—‎Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan penandatanganan kerja sama dengan tujuh kepala daerah lainnya mengenai kerja sama lintas daerah, di kantor Wali Kota Blitar, Rabu (8/3) malam.

Tujuh daerah yang melakukan penandatanganan kerja sama diantaranya adalah Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Tanjung Balai, Kab. Malang, Kab. Buleleng, dan Kab. Kediri.

“Kerja sama antar daerah ini semangatnya merupakan NKRI, maju bersama. Sehingga kalau semuanya kompak tidak akan ada yang melawan,” ujar lelaki yang akrab disapa Emil ini.

Menurut Emil, 2030 nanti, Indonesia masuk dalam peringkat tujuh ekonomi dunia. Diperkirakan pada 2045 menduduki perangkat tiga ekonomi dunia.

“Tetapi syaratnya cepat pertumbuhan ekonominya, syarat cepatnya yaitu dengan kekompakan, kompak dalam hal apa, ya seperti ini saling berbagi,” jelas Emil.

Selamat menegaskan jika semua diselesaikan dan dihadapi sendiri-sendiri, mimpi itu tidak akan tercapai. Kota Bandung sendiri, lanjut Emil, yang sudah memiliki mimpi itu sejak tahun lalu, menawarkan penggunaan aplikasi smart city dan berbagai teknologi yang bisa diaplikasikan di kota lain. ‎‎‎
Dengan teknologi smartcity ini, Kota Bandung banyak mengalami lompatan. Seperti dari ranking 200 ke ranking 1 penilaian dari MenpanRB, dari ranking puluhan sampai ke 10 besar untuk rapor Mendagri, Pelayanan publik sudah hijau semuanya, open goverment sudah ranking 1.

“Nah ini yang bisa di sharring, kalau kita tidak berbagai semua cari-cari dan mahal. Smart city kita itu hampir 50 miliar kita belanjakan dalam 3 tahun terakhir. Coba kalau semua belanja untuk problem yang sama untuk uang yang sama, kita mubazir triliunan rupiah. Karena orang harus menganggarkan dikalikan 50, ” ujar Emil.

Emil menegaskan, untuk hal tersebut sebenarnya tinggal dikomunikasikan, kalau ada yang minta tinggal dikasih.

“Jadi smartcity-nya Bandung ini gratis, ada 300-an software dari dinas-dinas silakan dipilih, silakan dipakai kalau ada yang cocok ya sama-sama,” ungkapnya.

Salah satu yang istimewa menurut Emil adalah e-budgeting yang berhasil menemukan anggaran-anggaran siluman, sehingga bisa menghemat sampai triliunan rupiah.
Sementara itu alasan memilih acaranya di Kota Blitar menurut wali kota, dirinya belum pernah ke Blitar, padahal dirinya selalu bicara tentang Bung Karno, sehingga harus dicari alasannya.

“Jadi saya bilang harus cari alasan, nah ketemu alasannya. Karena salah satu dari 7 daerah yang melakukan kerjasama adalah Kota Blitar maka dipilihlah kota ini, Kalau MoU di Bandung sudah sering, sudah bosen,” pungkasnya.(mur)

loading...

Feeds

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (Dok.JawaPos)

NU Kutuk Pemerintah Israel  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, mengutuk penguasaan kawasan Masjid Al Aqsa oleh pemerintah Israel.