PANAS! Angkot Dilempari Batu, Ribuan Sopir Berang

Tampak kaca angkot yang terkena lemparan batu mengalami kerusakan. (iman herdiana)

Tampak kaca angkot yang terkena lemparan batu mengalami kerusakan. (iman herdiana)

 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Demonstrasi ribuan sopir angkutan umum di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, dikejutkan dengan informasi adanya mobil angkutan kota (angkot) yang dilempari batu.

Mobil angkot yang dilempar itu kemudian dibawa ke kerumunan demonstrasi, disambut amarah massa. Belum jelas siapa yang melempar angkot tersebut.

Angkot yang diduga dilempar itu jurusan Abdul Muis – Ledeng D 1944 CE. Angkot warna hijau ini kemudian dibawa ke depan gedung sate. Tampak kaca bagian depan angkot pecah bekas lemparan benda keras.

Kedatangan angkot tersebut membuat massa marah. Massa menuding pelaku pelemparan adalah pengendara ojek online.

Massa yang mengerumuni angkot tersebut kemudian ditenangkan Kapolres Bandung Kombes Hendro Pandowo. Kapolres sampai harus naik ke panggung orasi untuk menenangkan massa yang marah.

Kapolres meminta massa tetap tenang dan damai. Massa juga jangan mudah terprovokasi. “Pesan saya, hanya di Kota Bandung unjuk rasa angkot yang aman. Untuk itu pertahankan, jangan terprovokasi,” kata Hendro, yang disambut teriakan massa, Kamis (9/3/2017).

Menurutnya, pelaku pengrusakan angkot belum tentu ojek online. Hal itu akan diselidiki kepolisian. “Orang bilang go jek, belum tentu, tugas polisi menyelidikinya. Pokoknya aksi ini harus damai,” katanya.

Selanjutnya polisi memintai keterangan pada sopir angkot yang diduga menjadi korban pelemparan. Massa pun kembali tenang. (imn/pojokbandung)

loading...

Feeds

Kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Bandung di libur Hari Nyepi, Selasa (28/3), salah satunya di Jalan IR.H Djuanda (Dago). Foto: Riana Setiawan

Libur Nyepi, Bandung Dibanjiri Wisatawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  Libur Hari Raya Nyepi, dimanfaatkan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sepanjang hari ini, Selasa (28/3). Banyak masyarakat lokal yang …