Pemprov Jabar Rencana Bangun Terowongan Curug Jompong untuk Atasi Banjir Bandung Selatan

Sungai citarum meluap membanjiri wiayah Baleendah.

Sungai citarum meluap membanjiri wiayah Baleendah.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Masalah banjir di kawasan Bandung selatan tidak cukup diatasi dengan danau retensi Cieunteung di Baleendah, tetapi harus ditunjang dengan tunnel atau terowongan air di Curug Jompong di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Barat, serta penataan kawasan hulu Sungai Citarum.

Namun membangun terowongan air ini butuh kerja ekstra yang melibatkan pemerintah pusat secara penuh, didukung pemerintah provinsi dan daerah.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, pembuatan terowongan itu akan dimulai dalam waktu dekat.

“Antara tahun ini dan tahun depan (2018) oleh Kementerian PUPR dan BBWS Citarum. Curugnya tidak dirusak. Dengan tunnel ini air dari Baleendah dan Dayeuhkolot akan mengalir cepat ke (waduk) Saguling,” papar Aher, usai acara Pemecahan Rekor Pembagian 1.731 Sapu Lidi, di Gedong Bale Rame Sabilulungan, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (8/3/2017).

Dia berharap pembangunan tunnel ini akan menyelesaikan masalah banjir yang selama ini menyengsarakan masyarakat terdampak. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri siap memfasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk pengerjaan proyek tersebut.

Menurutnya, permasalahan banjir yang langganan terjadi setiap musim hujan itu merupakan tanggungjawab multipihak. Dari masalah luapan air yang terjadi sampai permasalahan lahan di daerah tangkapan air atau kawasan hulu.

“Maka penanganannya harus bersamaan dari hulu sampai hilir,” tegas Aher

Ia menambahkan, Kementerian PUPR dan BBWS kini tengah melakukan proses pembebasan lahan serta pembangunan Danau Retensi Cieunteung.

“Namun yang tidak kalah penting adalah mengubah kebiasaan masyarakat, supaya tidak membuang sampah dan limbah ke sungai, tidak menebang pohon. Inilah yang penting dilakukan dengan menghadirkan budaya cinta lingkungan,” harap Aher.  (atp/pojokbandung)

loading...

Feeds