Teror Bom Panci di Taman Pandawa Terkait Ledakan di Pendopo Tahun Lalu?

Anggota densus 88 melakukan penyergapan teroris di kantor Kelurahan Arjuna, Kota Bandung, Senin (27/2/2017). Foto: Ramdhani

Anggota densus 88 melakukan penyergapan teroris di kantor Kelurahan Arjuna, Kota Bandung, Senin (27/2/2017). Foto: Ramdhani

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Unpad, Muradi menyebut teror bom di Taman Pandawa Kota Bandung Senin (26/2/2017), tidak ada korelasinya dengan bom depan Pendopo Kota Bandung, Januari 2016 lalu.

“Sama sekali tidak ada hubungan dengan bom di Pendopo dan ini memang momentumnya untuk membuat efek kaget, syok,” tegas Muradi, kepada Pojokbandung, Selasa (27/2/2017).

Seperti diketahui, seorang pria yang diketahui bernama Yayat Cahdiyat menaruh bom rakitan dalam panci yang diledakkan di sudut Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Setelah bom berisi material paku itu meledak, pelaku dikejar sekumpulan siswa SMA lalu masuk ke kantor Kelurahan Arjuna.

Di kantor ini kemudian terjadi penyergapan oleh Tim Densus 88, yang sempat mendapat perlawanan dari pelaku. Pelaku yang ber-KTP Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung inipun akhirnya tewas setelah peluru polisi bersarang di bagian perutnya.

Efek yang dimaksud, lanjut dia, pelaku teror inginnya semua kalangan panik hingga mengacaukan keamanan di wilayah Bandung, umumnya Indonesia. Dia melihat, target dari kelompok teror bom panci ini terkait kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, awal Maret mendatang ke Indonesia.

“Melihat dari pola, modus dan lainnya, ini (peledakan) bukan target utama. Ini hanya sekedar mengambil momentum, kan besok Raja Salman datang ke Indonesia. Targetnya membuat seolah-olah bahwa posisi Indonesia tidak aman,” papar dia.

Namun, dia yakin aparat keamanan beserta masyarakat tidak terpengaruh dan bisa secepatnya menangani teror. Jika aparat dan masyarakat termakan isu, pastinya akan diikuti dengan aksi teror selanjutnya.

“Tapi ini bisa diselesaikan dan ternyata dia (pelaku teror) tidak serius, dan bisa ditangani dengan baik,” katanya.

Termasuk Raja Salman sendiri yang juga tidak akan terusik dengan teror ini. “Raja Salman akan tetap datang kok, gak ada pengaruh buat dia,” tegasnya.

(atp/pojokbandung)

 

 

loading...

Feeds

Persib resmi mengontrak Carlton Cole. Foto: Ramdhani

Carlton Cole Nomor 12 di Persib

Persib menjadi tim bertabur bintang internasional. Setelah Michael Essien, kini Carlton Cole, eks striker Timnas Inggris diperkenalkan di Bandung, Kamis …