Miris, Gadis 16 Tahun Digilir 11 Remaja Selama Tiga Hari Hingga Linglung, Begini Kronologisnya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- KASUS Pemerkosaan massal masih berulang terjadi. Gadis 16 tahun, berinisial PM, diperkosa berulang-ulang kali di lokasi berbeda. Korban diperkosa sebelas pria.

Peristiwa ini terjadi di Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke Mapolsek setempat, Kamis (23/2) pukul 22.00.

Dari keterangan pelapor, PM diperkosa lima pria. Setelah kasusnya dikembangkan polisi, pelaku bertambah menjadi sebelas pria. Bahkan beberapa di antaranya masih berusia di bawah umur berinisial BB, 19, MY, 15, MJ, 18, SD, 18, AJ, 16, RS, 17, AR, 16 dan PT, 17. Sedangkan tiga pelaku lainnya, AL, PR dan BY sedang dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasus pemerkosaan bermula Jumat (6/1) pukul 22.45 di sebuah pondok di Jalan Tani, RT1/1, Desa Sungai Duri 2, Sungai Kunyit. Saat itu pelaku AJ (DPO) memperkosa PM. Kemudian AJ kembali memperkosa korban keesokan harinya, Sabtu (7/1) sekitar pukul 22.00.

Setelah itu PM kembali diperkosa pelaku BB dan MJ di lokasi berbeda, di Jalan Semen dan Jalan Tani, masih di desa yang sama. Setelah dieksekusi oleh kedua pelaku tersebut, korban digiring untuk dibawa ke pondok. Kemudian kembali digilir oleh SP, AL dan PN yang saat ini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selang beberapa hari, Jumat (13/1) sekitar pukul 21.00 di pondok Jalan Tani di tempat PM diperkosa sebelumnya, dia kembali mengalami kekerasan seksual yang dilakukan MY, AJ dan PN. Keesokan harinya, Sabtu (14/2) sekitar pukul 21.00, kembali para pelaku yaitu MJ membawa korban PM untuk melakukan hal yang sama. Setelah itu korban dibawa ke rumah AJ dan lagi-lagi perlakukan tersebut dilakukan oleh SD.

Kemudian pada 27 Januari 2017, gadis 16 tahun itu kembali diperkosa oleh MJ dan SD. Kali ini mereka memperkosa PM di Pantai Pangsuma, Desa Sungai Raya, sekitar pukul 22.00.

Karena sering kali mengalami kekerasan seksual, korban sempat menderita pendarahan. Bahkan sempat dirawat di Rumah Sakit. Saat ini korban masih menderita sakit dan trauma.

Polisi masih memeriksa saksi dan melakukan gelar perkara di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) dan akan melakukan visum et repertum terhadap korban dan akan berkoordinasi dengan unit perlindungan perempuan dan anak (PPA).

Para pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancamannya maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan pelaku yang di bawah umur, pasal yang digunakan sama. Hanya saja hukuman maksimal setengah dari hukuman pelaku dewasa, yakni tujuh tahun penjara.

(sky/jpg/ca/pojokbandung)

 

loading...

Feeds

Persib resmi mengontrak Carlton Cole. Foto: Ramdhani

Carlton Cole Nomor 12 di Persib

Persib menjadi tim bertabur bintang internasional. Setelah Michael Essien, kini Carlton Cole, eks striker Timnas Inggris diperkenalkan di Bandung, Kamis …