KPU Cimahi Persilakan Paslon yang Merasa Dirugikan Ajukan Gugatan ke MK

Ketua KPU Kota Cimahi, Handi Dananjaya.

Ketua KPU Kota Cimahi, Handi Dananjaya.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – KPU Kota Cimahi mempersilakan pasangan calon (paslon) walikota/wakil walikota Cimahi yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkada 2017 melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Waktu yang diberikan yakni, gugatan baru bisa dilakukan tiga hari pascarekapitulasi suara di tingkat KPU.

Ketua KPU Kota Cimahi Handi Dananjaya mengatakan, rekapitulasi di tingkat KPU baru dilakukan 22 Februari 2017 dengan target selesai 24 Februari 2017 mendatang. “Jadi, tiga hari setelah tanggal 24 itu baru bisa mengajukan gugatan ke MK pada tanggal 28 Februari,” terang Handi.

BACA JUGA:

Tak Puas Hasil Pilkada, Asep Hadad Lapor ke MK

Berdamai, Kubu Petahana dan Jago PDIP Bertemu di Kantor Panwaslu

Menurutnya, semua paslon memiliki hak mengajukan gugatan, asalkan memiliki data dan bukti kuat.

Sejauh ini, Handi mengatakan, pascaproses perhitungan surat suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), belum ada laporan keberatan dari salah satu paslon yang masuk ke KPU.

Namun, pihaknya tetap berharap, para peserta yang kalah dapat menerima hasil Pilkada dengan lapang dada. “Tentunya kami berharap tidak ada yang melakukan upaya-upaya yang dapat memicu gesekan di masyarakat,” tuturnya.

Handi menegaskan, Pilkada Cimahi tak mengenal mekanisme putaran kedua, meskipun perolehan suara pemenang kurang dari 50 persen. Sebab, Cimahi berbeda aturannya dengan daerah lain seperti DKI Jakarta.

“Cimahi tidak melakukan aturan 50 persen plus satu, Cimahi hanya mengatur suara terbanyak, jadi selisih satu suara pun sudah dinyatakan sebagai pemenang,” pungkasnya. (gat)

loading...

Feeds

situs-hti-diblokir-ini-jawaban-pemerintah_m_146139

Situs Hizbut Tahrir Indonesia Diblokir

POJOKBANDUNG.com- SITUS resmi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditutup pemerintah sejak Sabtu (22/7), Setelah resmi dibubarkan. Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel …