Pemprov Jabar Yakin Geopark Ciletuh Lolos Jadi Global Geopark

Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemprov Jabar yakin peluang Geopark Nasional Ciletuh Palabuanratu (GNCP), Kabupaten Sukabumi, menjadi Global Geopark sangat besar. Optimisme ini tampak dari kesempatan penetapan Global Geopark yang diberikan Unesco kepada Indonesia.

Asisten Daerah II Provinsi Jawa Barat, Deny Djuanda mengatakan, Unesco hanya memberikan dua kesempatan terhadap Indonesia untuk meningkatkan level geopark menjadi Global Geopark (UGG), yakni Geopark Rinjani dan GNCP.

“Peluang kita sudah lebih bagus. Dari sisi waktu tepat waktu, dari sisi materi rasanya sudah siap, dan berkas penilaian sudah lengkap,” kata Deny, di Gedung Sate, Bandung.

Dia mengaku sangat optimis dapat mengantarkan GNCP menjadi warisan geologi dunia. Taman bumi dengan status Global Geopark, menurutnya harus ditunjang dengan publikasi agar menarik wisatawan lokal maupun internasional.

Prospek ini menurutnya bisa dipastikan akan menjadi peluang  untuk meningkatkan pengembangan daerah serta mendukung dunia ilmu pengetahuan, terutama untuk dunia Geologi. Terlebih sisi unggulan geologi Ciletuh sangat khas, termasuk kondisi morfologi, batuan dan struktur alamnya.

“Kemudian dari (kondisi) bio daerah sana kan daerah yang relatif lebih terkonservasikan aneka hayatinya. Juga dari budaya lokal, sehingga keuntungan menjadi internasional geopark publkasi internasional akan lebih mudah dan kita terdaftar di asosiasi UGG dunia,” papar Deny.

Awal April mendatang, Tim Penilai Geopark Unesco akan turun langsung ke kawasan Geopark Ciletuh untuk melakukan penilaian, terkait pengajuan GNCP menjadi Global Geopark. Banyak hal yang akan dinilai, di antaranya sarana jalan, pusat informasi wisata, sarana kebersihan, termasuk kondisi masyarakat setempat. (mun)

loading...

Feeds

Telkomsel_RAFI2017-1

Lebaran, Trafik Data Telkomsel Melonjak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Tahun ini Telkomsel kembali mencatat kenaikan layanan data di momen lebaran. Telkomsel mengalami lonjakan penggunaan layanan data …