AIMI Ajak Bunda Maksimalkan ASI

Memberi ASI Pada Anak.

Memberi ASI Pada Anak.

POJOKBANDUNG.com, Bandung – Pekan ASI Sedunia merupakan rangkaian peringkatan kepedulian terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada anak balita. Puncaknya, Asosiasi Ibu Menyusui

Indonesia (AIMI) dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Talk show dan lomba untuk anak-anak di Aula Dinas Kesehatan Jawa Barat, Jalan pasteur,

Kota Bandung, Minggu (7/8/2016).

Kegiatan bertema Hadiah Terindah Ibu bagi Bayi, Keluarga, dan Lingkungan itu dibuka oleh Konselor Menyusui AIMI Jabar, Frecillia Regina. Menurut Frecillia, Pekan ASI

merupakan momen penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, maupun pemerintah terhadap pemberian ASI kepada anak balita.
“Pemberian ASI kepada anak hingga umur 2 tahun atau lebih dan setiap bayi berhak mendapatkan ASI,” kata Frecillia.

Menurut Ketua AIMI Jabar, Andriana Chaizir, kegiatan ini merupakan momen untuk memberikan informasi kepada masyarakat, tentang pentingnya ASI dan menyusui.
“Kesuksesan pemberian ASI menjadi tanggungjawab seluruh pihak mulai dari keluarga, lingkungan dan pemerintah,” ujarnya.

Kapala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Alma Lucyati berpendapat, ASI merupakan makanan terbaik yang diberikan Tuhan untuk anak, selain itu, sebagai negara yang kuat harus

mampu memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita
“Untuk meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI eksklusif bagi anak-anak, apalagi sekarang baju sudah mempunyai model yang memungkinkan ibu memberikan
ASI kapan saja,” kata Alma.

Untuk saat ini, Pemerintah Jawa Barat gencar menyosialisasikan pentingnya ASI bagi perkembangan anak usia dini.
“Dorongan sedini mungkin mengenai ASI menjadi prioritas bersama, masyarakat, ibu, hingga pemerintah,” kata Alma ditemui setalah acara.

Selain itu, Alma mendorong kepada seluruh instansi pemerintah dan perusahaan atau indutsri agar menyediakan tempat untuk menyusui. “Banyak perempuan yang bekerja di

kantor, jadi setiap tempat kerja harus ada tempat penitipan anak dan menyiapkan tempat untuk ibu menyusui,” jelasnya.

Untuk perusahaan yang tidak menyediakan sarana guna mendukung ibu menyusui akan dikenakan teguran.
“Teguran kepada perusahaan yang belum menyiapkan tempat ibu untuk menyusui, berupa tulisan,” imbuh Alma. (CR1)

 

loading...

Feeds