Banjir Bandung Selatan Kali Ini Diduga Akibat Gerhana Matahari Total

banjir bandung selatan

banjir bandung selatan

 

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG–Banjir besar yang melanda kawasan Bandung selatan diduga akibat terjadinya gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret kemarin. Fenomena gerhana yang menjadi perhatian luas ini menyebabkan curah hujan tinggi di sejumlah daerah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Haryadi Wargadibrata mengatakan, curah hujan bertambah banyak usai terjadinya gerhana matahari total, pekan kemarin. “Curah hujan bisa dilihat sejak gerhana, jadi kalau saya punya patokan ke sana. Gravitasi berubah, curah hujan tinggi. Jadi feeling saya seperti itu,” kata Haryadi usai menghadiri rapat bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Bandung, Senin (14/3).

Dia menambahkan, banjir di Kabupaten Bandung saat ini tidak lebih luas dibanding tahun lalu. Pada 2015 lalu, kata dia, tercatat sembilan kecamatan yang terendam banjir, sedangkan banjir sekarang melanda lima kecamatan.

Jumlah pengungsi yang tercatat BPBD Jabar mencapai delapan ribu jiwa lebih. Ini lebih sedikit dibanding jumlah pengungsi yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 20 ribu lebih.

Menurutnya, perbedaan ini terjadi karena BNPB memasukkan warga terdampak sebagai pengungsi meskipun hanya terkena banjir semata kaki. “Yang kami data pengungsi yang langsung direpotkan, yang kena banjir sepinggang, sedada,” katanya.

Dia menyebut, hingga saat ini terdapat satu korban jiwa akibat tersengat listrik. Adapun korban hilang tercatat dua orang yang keduanya merupakan anak kecil.

“Tadi Basarnas jam 7 (pagi kemarin) sudah turun,” katanya. Kepala Dinas Sosial Jabar Arifin Hasan mengatakan, Pemprov Jabar langsung mengerahkan bantuan untuk membantu korban banjir Bandung selatan.

Menurutnya, bantuan seperti bahan makanan dan perlengkapan warga lainnya sudah dikirimkan. “Dapur umum lapangan ada tiga, di Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot. Dinsos ada dua unit di satu lokasi untuk memenuhi sampai 6-7 ribu bungkus,” katanya di tempat yang sama.

Selain itu, kata dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Badan SAR Nasional pun telah menyiapkan tempat pengungsian. “Ada juga di rumah-rumah penduduk yang aman,” katanya. (agp)

loading...

Feeds